Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Legislator Takalar Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

Legislator Takalar Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

TAKALAR – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Takalar, Ahmad Sabang, menegaskan dukungannya agar kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Ia menilai, posisi tersebut merupakan bentuk ideal dalam menjaga efektivitas tugas Polri sebagai alat negara.

Politikus Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) itu menyampaikan pernyataan tersebut menyusul munculnya kembali wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu.

“Polri adalah alat negara sekaligus organ utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itu, sudah sepatutnya Polri berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian,” tegas Ahmad Sabang, Rabu (28/1/2026).

Wacana tersebut mengemuka pasca rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan para Kapolda se-Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman itu membahas evaluasi kinerja Polri Tahun Anggaran 2025 serta rencana kerja Tahun Anggaran 2026. Dalam paparannya, Kapolri menyampaikan capaian indikator kinerja Polri sepanjang 2025 mencapai 91,54 persen.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri kembali menegaskan bahwa kedudukan Polri paling ideal berada langsung di bawah Presiden.

“Dengan posisi seperti sekarang, Polri akan lebih maksimal dan fleksibel dalam menjalankan tugas, terlebih menghadapi tantangan geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Ia menjelaskan, pemisahan Polri dari TNI pascareformasi 1998 merupakan langkah strategis untuk membangun institusi kepolisian yang sipil, profesional, dan akuntabel. Penempatan Polri di bawah Presiden, lanjutnya, juga sejalan dengan amanat konstitusi.

Kapolri merujuk Pasal 30 Ayat (4) UUD 1945 yang menegaskan Polri sebagai alat negara di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, serta TAP MPR RI Nomor VII Tahun 2000 yang mengatur Polri berada di bawah Presiden dengan Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas persetujuan DPR.

“Ini adalah mandat konstitusi dan semangat reformasi 1998,” tegasnya.

Sigit juga menegaskan perbedaan fundamental antara Polri dan TNI. Menurutnya, Polri mengedepankan doktrin pelayanan dan perlindungan masyarakat.

“Polri mengemban doktrin to serve and protect, bukan to kill and destroy. Di situlah letak perbedaannya dengan TNI,” jelas Kapolri.

Ia pun menolak keras usulan penempatan Polri di bawah kementerian khusus karena dinilai berpotensi menciptakan dualisme kewenangan dan melemahkan institusi kepolisian.

“Menempatkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan Polri, melemahkan negara, dan melemahkan Presiden,” ujarnya.

Dukungan agar Polri tetap berada di bawah Presiden juga datang dari anggota Komisi III DPR RI lintas fraksi. Anggota Komisi III DPR dari PDI Perjuangan, Nasyirul Falah Amru, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan amanat reformasi dan bagian dari demokratisasi sektor keamanan.

“Ini bukan sekadar perubahan struktural, tetapi langkah historis untuk menempatkan Polri sebagai institusi sipil yang profesional,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat Hinca Panjaitan menekankan pentingnya reformasi kultural di tubuh Polri. Ia mencontohkan keberhasilan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Polri terbukti mampu berkontribusi nyata, termasuk dalam program ketahanan pangan jagung. Karena itu, kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar Rikwanto dan Fraksi Gerindra Muhammad Rahul, yang menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan amanat undang-undang dan reformasi, dengan tetap disertai penguatan fungsi pengawasan.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Role of Women in Shaping Global Politics and Economy

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 54
    • 0Komentar

    The recent trade agreement between Iskera and Nolinia marks a historic milestone, aiming to boost economic stability and resilience in times of crisis. This pact brings strategic cooperation and unprecedented exchange opportunities, offering both countries a path toward economic growth and prosperity. Trade policies designed to adapt to current market demands and challenges are fundamental […]

  • Rutan Makassar Gelar Apel Pagi Dirangkaikan Dengan Pemberian Pengarahan Pegawai Teladan Periode Oktober

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar melaksanakan apel pagi rutin yang dirangkaikan dengan pemberian piagam penghargaan kepada pegawai teladan periode Oktober, Senin (3/11). Apel pagi kali ini dipimpin oleh Moh. Romadlon, Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas I Makassar, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta jajaran pegawai. Dalam arahannya, Moh. Romadlon […]

  • Wujudkan Lapas Sehat, 250 Warga Binaan Parepare Ikuti Screening HIV/AIDS

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Parepare – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bekerja sama dengan Puskesmas Lompoe Kota Parepare, Lapas menggelar kegiatan screening HIV/AIDS yang menargetkan sebanyak 250 orang WBP sebagai peserta.30 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Tribun Lapas Parepare dan diikuti dengan penuh antusias oleh […]

  • Operator BAMA Rutan Makassar Ikuti Bimtek Pengadaan BAMA 2026 untuk Perkuat Transparansi dan Mutu Layanan Pemasyarakatan

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Makassar — Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengadaan Bahan Makanan (BAMA) 2026 melalui E-Purchasing. Rutan Kelas I Makassar turut mengambil bagian aktif dengan menghadirkan Operator BAMA sebagai peserta, sebagai bentuk komitmen mendukung sistem […]

  • Pahlawanku, Teladanku: Lapas Narkotika Sungguminasa Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 49
    • 0Komentar

    GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di lapangan upacara Lapas, pada Senin (10/11/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna, diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bertindak selaku pemimpin upacara, Rahmat Nai, dan Inspektur Upacara yakni Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan. Dalam […]

  • RUTAN MAKASSAR GELAR PENGAJIAN RUTIN, HADIRKAN RUANG MUHASABAH DAN PENGUATAN SPIRITUAL

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 39
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar kembali melaksanakan kegiatan pengajian rutin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai spiritual. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Rutan Makassar dan diikuti dengan khidmat oleh warga binaan, sebagai upaya menghadirkan ketenangan batin serta ruang refleksi diri di tengah masa pembinaan. Kepala Subseksi […]

error: Content is protected !!
expand_less