Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kuasa Hukum Minta Tanggung Jawab Institusi, Tegaskan Perlindungan Konstitusional Warga Negara

Kuasa Hukum Minta Tanggung Jawab Institusi, Tegaskan Perlindungan Konstitusional Warga Negara

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Makassar, – Kantor Hukum Farid Mamma, S.H., M.H. & Partners kembali menegaskan desakan kepada Kapolda Sulawesi Selatan dan Kapolda Sulawesi Barat untuk segera memberikan respons dan tindak lanjut terhadap dua surat keberatan resmi yang telah diajukan terkait dugaan pelanggaran prosedur penangkapan klien mereka, Andi Asri (40), pegawai BUMN asal Makassar.

 

Surat yang dilayangkan pada 24 Juli 2025, masing-masing dengan nomor A-048/LP/ADV.LFM/VII/2025 dan A-049/LP/ADV.LFM/VII/2025, hingga hari ini belum mendapat tanggapan apa pun dari dua institusi kepolisian tersebut.

 

“Ini bukan sekadar pengaduan biasa. Kami meminta pertanggungjawaban atas tindakan yang secara terang-terangan melanggar KUHAP dan KUHP. Tapi sampai hari ini, belum ada jawaban atau klarifikasi,” ujar Alfiansyah Farid, S.H., salah satu kuasa hukum Andi Asri, dalam pernyataan tertulis, Senin (28/07).

 

Alfiansyah menyayangkan sikap pasif dua pimpinan kepolisian daerah tersebut, mengingat substansi laporan menyangkut dugaan penangkapan ilegal, penahanan tanpa status hukum, hingga keterlibatan warga sipil dalam tindakan aparat.

 

“Apabila tindakan ini dibiarkan, maka ke depan siapa pun bisa dijemput paksa tanpa surat, tanpa status, dan diserahkan kepada pihak luar institusi. Ini berbahaya dan mencederai prinsip negara hukum,” tegasnya.

 

Menurut Alfiansyah, ketidakjelasan respons dari pihak kepolisian justru menimbulkan kekhawatiran bahwa ada praktik pelanggaran hukum yang sengaja didiamkan. Padahal, tindakan seperti ini bisa menjadi preseden buruk bagi perlindungan hukum warga sipil.

 

“Kami mengingatkan kembali bahwa setiap aparat penegak hukum terikat oleh prinsip due process of law. Ketika hal itu diabaikan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi akan runtuh,” tambahnya.

 

Dalam surat tersebut, pihak kuasa hukum meminta:

– Pemeriksaan internal terhadap penyidik Polrestabes Makassar dan anggota Polres Majene yang diduga melanggar hukum acara pidana.

– ⁠Penindakan terhadap penggunaan kekuasaan secara sewenang-wenang dan dugaan kolusi antara aparat dan pihak pelapor.

– ⁠Penerapan sanksi etik dan pidana jika ditemukan pelanggaran terhadap PP No. 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri dan Perkap No. 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi. Serta unsur pidana dalam Pasal 333, 421, dan 55 KUHP.

 

Farid Mamma & Partners menyatakan akan menempuh jalur lanjutan, termasuk pelaporan ke Divisi Propam Mabes Polri, Komnas HAM, dan Kompolnas, apabila surat tersebut tetap diabaikan.

 

“Kami tetap menghormati institusi, tapi diamnya para Kapolda dalam kasus ini adalah bentuk pengabaian terhadap prinsip akuntabilitas. Kami akan terus mendorong agar kebenaran hukum ditegakkan,” tutup Alfiansyah.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulsel dan Polda Sulbar belum memberikan tanggapan resmi. Tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi. (*\)

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Narkotika Sungguminasa Gelar Belajar Fiqih Ibadah Bagi Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 51
    • 0Komentar

    GOWA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Belajar Fiqih Ibadah yang diikuti oleh warga binaan di lingkungan Lapas Narkotika Sungguminasa, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan […]

  • 3 WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Terima Remisi Khusus Nyepi 2026, Apresiasi Perilaku Baik WBP

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 212
    • 0Komentar

    GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa turut melaksanakan pemberian Remisi Khusus (RK) Hari Raya Nyepi Tahun 2026 kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Kamis (19/3). Dari data resmi yang tercantum dalam lampiran keputusan tersebut, sebanyak 3 orang WBP Lapas Narkotika Sungguminasa menerima remisi khusus Nyepi […]

  • Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Sulsel Deklarasi Bersih Handphone Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Makassar – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan melaksanakan Apel dan Ikrar Bersama Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan di Aula Pancasila, Jumat (08/05/2026) pukul 08.30 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan pengawasan dan komitmen pemberantasan Halinar di lingkungan pemasyarakatan. Berdasarkan Nota Dinas Nomor: WP.23-UM.01.01-432 tanggal 7 […]

  • BNNP SULSEL TANGKAP DUA MAHASISWA DIDUGA MENGUASAI COOKIES MENGANDUNG GANJA

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2024
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 254
    • 0Komentar

    sorotanrakyat.co.id/ – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) menangkap dua orang mahasiswa di Makassar pemesan cookies mengandung ganja. Kedua mahasiswa yakni inisial MR (24) dan MR (27) itu ditangkap di Jalan Rappocini Raya Makassar pada Kamis 28 Desember 2023. “Keduanya tertangkap tangan krn menguasai paket yang diduga berisi cookies mengandung ganja,” ucap Kepala […]

  • Sinergi Lapas Watampone dan BRI, Hadirkan Dukungan Nyata bagi Pembinaan Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 133
    • 0Komentar

    WATAMPONE– Komitmen membangun pembinaan yang lebih berkualitas terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Kali ini, Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Watampone menyerahkan bantuan satu unit televisi yang akan dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam kegiatan silaturahmi yang diterima […]

  • Empat Petugas Lapas Maros Ikuti Pengukuhan Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Sulsel di Aula Pancasila

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MAROS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros turut ambil bagian dalam kegiatan Pengukuhan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) pada jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjenpas Sulsel). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Pancasila Kanwil Ditjenpas Sulsel dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan. […]

error: Content is protected !!
expand_less