Rutan Makassar Selenggarakan Perayaan Natal Bagi WBP Wujud Pemenuhan Hak
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Sab, 20 Des 2025
- visibility 47
- comment 0 komentar

MAKASSAR — Rutan Kelas I Makassar menyelenggarakan Perayaan Natal bagi warga binaan pemasyarakatan Nasrani dengan penuh khidmat, aman, dan sarat makna kebersamaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus pemenuhan hak beribadah bagi warga binaan, yang berlangsung dengan tertib dan lancar di lingkungan Rutan Kelas I Makassar.
Susunan acara perayaan Natal diawali dengan sambutan Ketua Panitia Perayaan Natal yang menyampaikan laporan kegiatan serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Gereja Rutan Kelas I Makassar yang menekankan makna Natal sebagai momentum penguatan iman, pengharapan, dan kasih bagi warga binaan. Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar bapak Jayadikusumah yang menegaskan komitmen rutan dalam memberikan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan dan inklusif.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar bapak Dr. H. Muhammad, S.Ag., M.Ag., yang mengajak seluruh warga binaan untuk memaknai Natal sebagai sarana refleksi diri dan pembaruan hidup.
Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar menegaskan komitmen rutan dalam memberikan pembinaan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan. “Perayaan Natal ini kami harapkan dapat memberikan ketenangan batin, semangat baru, serta menjadi penguat nilai moral dan spiritual bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan,” ujar Kepala Rutan Kelas I Makassar. Ia juga mengapresiasi dukungan Kementerian Agama dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan penuh makna.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, kemudian memasuki acara inti berupa ibadah Perayaan Natal yang berlangsung khusyuk. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat memperoleh ketenangan batin, memperkuat nilai spiritual, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalani masa pembinaan.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar