Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penyaluran Tidak Tepat Sasaran di Pengadaan Bibit Nanas, Penyidik Kejati Sulsel Minta Audit Investigasi dan PKN ke BPKP

Penyaluran Tidak Tepat Sasaran di Pengadaan Bibit Nanas, Penyidik Kejati Sulsel Minta Audit Investigasi dan PKN ke BPKP

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

KEJATI SULSEL, MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) terus mendalami penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Bibit Nanas pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2024.

Penyidikan yang dimulai pada bulan November 2025 ini telah melakukan pemeriksaan saksi sekitar 30 orang yang mengetahui proses penganggaran, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan. Selain itu dilakukan proses penggeledahan dokumen jejak administratif dan finansial yang dilakukan di berbagai tempat, mulai dari kantor dinas/badan di Kantor Pemprov Sulsel, kantor rekanan/swasta di Kabupaten Gowa dan Bogor.

Penyidik juga telah melakukan pencekalan terhadap 6 orang hingga penyitaan uang senilai Rp.1,25 miliar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, dalam rapat bersama Komisi III DPR RI yang melakukan kunjungan kerja spesifik pada Jumat (6/2/2026) juga melaporkan penanganan perkara kasus pengadaan bibit nanas di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kasus pengadaan bibit nanas ini bermula dari laporan masyarakat dan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Terhadap Ketentuan Peraturan Perundang-undangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024 yang dilaksanakan  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Makassar nomor: 37.B/LHP/XIX.MKS/05/2025 tanggal 23 Mei 2025. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa belanja barang persediaan untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat pada Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan tidak sesuai ketentuan.

Masih terdapat permasalahan berupa perencanaan pemberian bantuan kepada masyarakat tidak sesuai ketentuan, ketidaksesuaian status penerima bantuan dengan kriteria yang dipersyaratkan.

Hasil konfirmasi kepada ketua dan anggota Kelompok Tani menunjukkan bahwa sekitar 90 persen dari bantuan bibit nanas yang diberikan mengalami kematian setelah ditanam akibat berbagai faktor. Kelompok tani tidak pernah menerima pelatihan dan belum pernah menerima komoditas nanas sebelumnya.

“Dalam kasus bibit nanas, ada dugaan mark-up. BPK menemukan ketidaksesuaian harga satuan bibit, tidak tepat sasaran dan tidak dapat dimanfaatkan. Namun, BPK belum melakukan audit investigasi dan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKN), sehingga kami meminta perhitungan kerugian negara di BPKP,” jelas Kajati Sulsel dalam forum tersebut.

Kajati Sulsel menegaskan komitmen untuk menyelesaikan perkara yang diduga melibatkan beberapa pihak termasuk diantaranya pejabat eselon I di Kementerian. “Bahwa penyidik tetap melaksanakan tugas dengan berintegritas dan profesional,” tegas Didik Farkhan.

Laporan Kajati Sulsel ini mendapat apresiasi dan dukungan kuat dari anggota Komisi III DPR RI. Dr. Sarifuddin Sudding, S.H., M.H. (F-PAN) menyatakan dukungannya agar Kejaksaan tetap berani membongkar kasus-kasus besar meskipun melibatkan pihak berpengaruh.

“Saya berharap Kajati dan jajaran, termasuk Aspidsus yang punya integritas dan pengalaman membongkar kasus besar, ini dibongkar. Siapapun di belakangnya, jangan mau ada intervensi, kita dukung penuh tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujar Sarifuddin Sudding.

Dukungan senada disampaikan oleh Rudianto Lallo, S.H., M.H. (F-P. NasDem) yang menekankan pentingnya kualitas penanganan perkara korupsi daripada sekadar mengejar kuantitas.

“Silakan jalan soal pemberantasan korupsi, kami di Komisi III bersama bapak. Tapi jangan mengejar kuantitas tapi kualitas nol. Saya tekankan kualitas kasus yang ditangani dengan kerugian negaranya besar,” kata Rudianto Lallo.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolda Sulsel Pimpin Upacara Penganugerahan Satyalancana Pengabdian Personel Polda Sulsel

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Wakapolda Sulsel) Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H. memimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada personel Polda Sulsel, yang digelar pada Senin (26/01/2026). Upacara tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta ratusan personel penerima tanda […]

  • Rutan Masamba Gelar Deklarasi dan Penandatangan Komitmen Bersama “Menciptakan Lapas, Rutan dan LPKA yang Bersih dari Peredaran Narkoba dan Penggunaan Telepon Genggam Ilegal”

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Masamba – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba gelar deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama “Menciptakan Lapas, Rutan dan LPKA yang Bersih dari Peredaran Narkoba dan Penggunaan Telepon Genggam Ilegal. Kegiatan berlangsung di halaman depan kantor diikuti oleh pejabat struktural dan seluruh jajaran. (03/06/2025) Kegiatan diawali dengan pembacaan deklarasi perang terhadap alat komunikasi ilegal dan pencanangan […]

  • Rutan Kelas I Makassar Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Februari 2026

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Makassar – Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar memberikan penghargaan Pegawai Teladan Bulan Februari 2026 kepada Andi Taufiq, staf Administrasi dan Perawatan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, serta kinerja yang baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Rutan Kelas I Makassar. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Rutan Kelas I […]

  • Aplikasi SIM-RISK, Permudah Pengelolaan Manajemen Risiko Kemen IMIPAS

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tengah mengembangkan aplikasi SIM-RISK (Sistem Informasi Manajemen Risiko) yang dirancang untuk mempermudah satuan kerja dalam proses identifikasi dan pengelolaan risiko. Pembangunan aplikasi ini dilakukan bekerja sama dengan PT Bengkel Web Indonesia sebagai mitra pengembang. Aplikasi SIM-RISK akan menjadi alat bantu utama dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan Kemenimipas. […]

  • Ciptakan Situasi Aman, Unit Turjawali Perintis Presisi Samapta Polres Gowa Gelar Patroli Dialogis dan Blue Light

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 87
    • 0Komentar

    GOWA — Unit Turjawali Perintis Presisi Samapta Polres Gowa kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli dialogis dan blue light di sejumlah titik rawan, pada Minggu (15/6/2025) malam. Patroli ini dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Turjawali AIPTU Murtala Kadir didampingi Katim 2 AIPDA Bachtiar. Kegiatan ini menyasar sejumlah lokasi strategis di wilayah hukum […]

  • Polsek Mangarabombang Intensifkan Patroli Malam, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 38
    • 0Komentar

    TAKALAR – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Mangarabombang Polres Takalar melaksanakan patroli preventif di wilayah hukumnya, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Patroli malam tersebut dilaksanakan dengan menggunakan kendaraan dinas roda dua dan menyasar sejumlah titik rawan guna mencegah terjadinya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan […]

error: Content is protected !!
expand_less