Bapanas dan Polres Takalar Sidak Pasar, Awasi Harga dan Mutu Pangan Pasca Idul Fitri
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar

Oplus_131072
TAKALAR — Polres Takalar menerima kunjungan tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dipimpin Brigjen Pol Hermawan, Kamis, 26 Maret 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari koordinasi bersama Satgas Pangan Kabupaten Takalar untuk mengawasi stabilitas harga, keamanan, dan mutu bahan pangan di wilayah tersebut.
Rombongan disambut Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman didampingi AKP Hatta serta IPTU H. Andri Surahman di Mapolres Takalar, sebelum bergerak ke Pasar Sentral Takalar.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian/DISTPHP, serta Dinas PMPTSP Kabupaten Takalar yang tergabung dalam Satgas Pangan.
Di lokasi pasar, tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga bahan pokok penting (bapokting), sekaligus memantau kualitas dan keamanan pangan yang beredar.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari operasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, yang menyasar potensi penyimpangan distribusi dan praktik penjualan yang merugikan masyarakat.
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman menegaskan, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama pasca momentum hari besar keagamaan.
Ia menilai pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memperoleh bahan pangan yang layak dan terjangkau.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Hatta, SH, MM, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap potensi pelanggaran di sektor pangan.
Menurut dia, koordinasi dengan Bapanas dan instansi terkait merupakan langkah strategis untuk mendeteksi dini adanya praktik penimbunan, permainan harga, maupun distribusi bahan pangan yang tidak sesuai ketentuan.
“Kami bersama Satgas Pangan akan melakukan pengawasan secara intensif, khususnya terhadap distribusi bahan pokok penting. Jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran, baik berupa penimbunan maupun manipulasi harga, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Hatta, SH, MM.
Ia menambahkan, pendekatan preventif juga terus dilakukan melalui edukasi kepada para pedagang agar menjaga stabilitas harga dan kualitas barang yang dijual.
“Kami berharap para pelaku usaha dapat berperan aktif menjaga ekosistem perdagangan yang sehat, sehingga masyarakat tidak dirugikan dan kebutuhan pokok tetap terpenuhi dengan baik,” tutup AKP Hatta, SH, MM.
- Penulis: Sorotan Rakyat


Saat ini belum ada komentar