Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Hukum » Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Takalar Ditingkatkan ke Tahap Penyidikan, Polisi: Unsur dan Alat Bukti Sudah Cukup

Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Takalar Ditingkatkan ke Tahap Penyidikan, Polisi: Unsur dan Alat Bukti Sudah Cukup

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Takalar Ditingkatkan ke Tahap Penyidikan, Polisi: Unsur dan Alat Bukti Sudah Cukup

TAKALAR -– Perkembangan terbaru kasus dugaan penganiayaan dan pemerasan terhadap seorang pemuda asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kini memasuki babak baru.

Kepolisian Resor (Polres) Takalar memastikan bahwa perkara tersebut telah resmi ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M melalui Kasat Reskrim, AKP Hatta, SH, membenarkan bahwa laporan korban, Yusuf Saputra, yang diterima pada 29 Mei 2025, kini sudah memenuhi unsur tindak pidana penganiayaan dan pemerasan.

Menurutnya, proses penyidikan dilanjutkan setelah pihaknya memperoleh minimal dua alat bukti, termasuk hasil Visum et Repertum (VER) korban.

“Kasus ini sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan karena sudah terpenuhi minimal dua alat bukti. Salah satunya adalah hasil visum yang resmi kami terima dari RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle,” jelas AKP Hatta saat dikonfirmasi, Selasa (03/06/2025).

Ia juga menegaskan bahwa laporan korban tidak pernah ditolak oleh pihak Polsek Galesong. Namun, karena kasus ini melibatkan oknum anggota kepolisian dari luar wilayah hukum Polres Takalar, maka pelapor diarahkan langsung ke Polres Takalar untuk penanganan lebih lanjut.

“Bukan ditolak, hanya diarahkan ke Polres karena ini menjadi atensi dan melibatkan anggota dari kesatuan lain,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Yusuf Saputra, warga Dusun Parang Boddong, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, mengaku menjadi korban penganiayaan oleh oknum polisi bernama Bripda AN berteman.

Kejadian tersebut berlangsung pada malam Selasa, 27 Mei 2025, di sekitar Lapangan Galesong. Yusuf mengaku dipaksa mengakui kepemilikan narkotika jenis tembakau gorila, dianiaya, hingga ditelanjangi oleh pelaku.

Yusuf juga mengungkapkan bahwa ia baru dilepaskan setelah keluarganya menyerahkan uang sebesar Rp1 juta kepada oknum tersebut.

Dengan peningkatan status kasus ke tahap penyidikan, dijamin proses hukum berjalan secara transparan dan memberi keadilan bagi korban. Polisi juga memastikan akan terus memproses kasus ini hingga tuntas.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pioneering Role of Technology in Modern Military Strategies

    Pioneering Role of Technology in Modern Military Strategies

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Post Views: 44

  • Kalapas Narkotika Sungguminasa Pimpin Upacara HUT Ke-54 KORPRI, Sampaikan Pesan Inovasi dan Pengabdian

    Kalapas Narkotika Sungguminasa Pimpin Upacara HUT Ke-54 KORPRI, Sampaikan Pesan Inovasi dan Pengabdian

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di lapangan upacara lapas, Senin pagi (01/12). Kegiatan ini diikuti secara khidmat oleh seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, pegawai, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), hingga peserta magang yang sedang bertugas di lingkungan […]

  • Rutan Kelas I Makassar Laksanakan Asesmen Tahap Akhir Program Rehabilitasi Pemasyarakatan

    Rutan Kelas I Makassar Laksanakan Asesmen Tahap Akhir Program Rehabilitasi Pemasyarakatan

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Makassar – Rutan Kelas I Makassar melaksanakan asesmen tahap akhir program rehabilitasi pemasyarakatan sebagai bagian dari tahap Re-Entry. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pemulihan warga binaan yang telah mengikuti program rehabilitasi sebelumnya.14 Oktober 2025. Asesmen dipimpin oleh Ibu Musmiati, perawat Rutan Kelas I Makassar, dan didampingi oleh dua mahasiswa Universitas Hasanuddin. Warga binaan mengikuti […]

  • Lapas Maros Dukung Kemitraan Strategis Primkopasindo dengan PT Sapalindo Berdikari Niaga

    Lapas Maros Dukung Kemitraan Strategis Primkopasindo dengan PT Sapalindo Berdikari Niaga

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Makassar — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros turut berpartisipasi dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Sapalindo Berdikari Niaga dengan Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) dari lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar, Rabu (23/7). Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk […]

  • Tim Ditjenpas Kunjungi Lapas Maros, Dorong Penguatan Pembinaan dan Profesionalisme Petugas

    Tim Ditjenpas Kunjungi Lapas Maros, Dorong Penguatan Pembinaan dan Profesionalisme Petugas

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Maros — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros mendapat kunjungan dari perwakilan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta meningkatkan kualitas pembinaan terhadap warga binaan, Rabu (20/08). Kegiatan berlangsung di Ruangan Kepala Lapas Kelas IIB Maros dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural. Dalam arahannya, perwakilan Ditjenpas menekankan pentingnya transformasi […]

  • New Edden Military Alliances Shift Power Dynamics in Central Trelvia

    New Edden Military Alliances Shift Power Dynamics in Central Trelvia

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 41
    • 0Komentar

    The recent trade agreement between Iskera and Nolinia marks a historic milestone, aiming to boost economic stability and resilience in times of crisis. This pact brings strategic cooperation and unprecedented exchange opportunities, offering both countries a path toward economic growth and prosperity. Trade policies designed to adapt to current market demands and challenges are fundamental […]

error: Content is protected !!
expand_less