Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Hukum » Pengerukan Jalan Tanpa Rambu oleh PUPR Picu Kecelakaan di Maros, Garis Indonesia Desak Kementrian PUPR Copot Kabalai BP2JN Sulawesi Selatan

Pengerukan Jalan Tanpa Rambu oleh PUPR Picu Kecelakaan di Maros, Garis Indonesia Desak Kementrian PUPR Copot Kabalai BP2JN Sulawesi Selatan

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
  • visibility 256
  • comment 0 komentar

MAROS — Minggu 15/6/25, Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan poros Kecamatan Lau Kabupaten Maros Daerah Pute, akibat pengerukan jalan yang diduga tanpa rambu peringatan oleh pihak pelaksana proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Banyak insiden kecelakan pengerjaan jalan yang dibiarkan terbuka tanpa tanda bahaya.

Kejadian beberapa hari yang lalu terjadi pada jumat, 14 juni 2025. saat korban melintasi ruas jalan yang tampak gelap dan tidak diberi tanda pengerjaan jalan. Tidak adanya rambu, lampu peringatan, ataupun petugas pengatur lalu lintas membuat pengendara tidak menyadari adanya pengerukan, yang berujung pada kecelakaan dan dilindas oleh bus sejauh lima meter.

Diduga kejadian tersebut bukan pertama kali, diduga sudah banyak mengalami insiden kecelakaan sebelum adanya insiden kecelakan yang berujung kematian akibat pengerukan jalan

Garis Indonesia menuntut tanggung jawab hukum dari pihak kementrian PUPR, BP2JN Sul-Sel dan kontraktor pelaksana proyek, karena dianggap lalai dalam menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Ini jelas kelalaian. Jalan dikeruk dan diduga tidak ada rambu atau pengamanan. Ini membahayakan nyawa orang lain. Jelas tidak sesuai SOP. kami menuntut APH dan juga kementrian PUPR untuk mengambil tindakan untuk mencopot Kabalai PUPR wilayah,” ujar Fahrul Ketua Advokasi

Kita ketahui bersama, Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pekerjaan di jalan raya wajib dilengkapi rambu dan pengamanan. Dalam kasus ini, pihak pelaksana proyek diduga melanggar Pasal 273 ayat (2) yang menyebut:

“Dalam hal perbuatan yang merusak atau mengganggu fungsi jalan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, pelaku dipidana dengan penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp120.000.000,00.”

Selain itu, pihak pelaksana juga dapat dijerat dengan Pasal 359 KUHP, yang berbunyi:

“Barang siapa karena kesalahannya menyebabkan orang lain mati, dihukum penjara paling lama lima tahun,”

Hingga berita ini diturunkan, di duga belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR, BP2JN Sulawesi Selatan maupun kontraktor pelaksana. Namun, Garis Indonesia Menuntut :
1. Investigasi dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum
2. Mendesak Transparansi dan Klarifikasi terkait pemeliharaan jalan yang dilakukan oleh bina marga dalam hal ini BP2JN Sulawesi Selatan yang diduga tidak sesuai SOP
3. Mendesak Kementrian PUPR dan Ditjen Bina Marga untuk mencopot Kabalai BP2JN Sulawesi Selatan
4. mendesak kepada kontraktor pelaksana untuk bertanggung jawab secara hukum kepada korban karna kami menduga bahwa tata cara pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dgn mekanisme atau tidak sesuai sop
5. Tegakkan Supremasi Hukum

“Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan pelaksana proyek infrastruktur untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan publik. Keamanan pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama, dan kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada hilangnya nyawa manusia,” tutup Fahrul.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutan Makassar Dukung Peningkatan Akses Bantuan Hukum yang Berkeadilan bagi Tahanan dan Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Makassar — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar mendukung upaya peningkatan akses bantuan hukum yang berkeadilan bagi tahanan dan warga binaan pemasyarakatan, khususnya bagi masyarakat kategori miskin dan kelompok rentan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap orang memperoleh hak atas bantuan hukum secara layak dan tanpa diskriminasi. Kegiatan kunjungan dan pemantauan dilaksanakan […]

  • Wujudkan Pemasyarakatan Bersih, Rutan Masamba Deklarasikan Bebas Narkoba dan HP

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Masamba — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba melaksanakan Apel Deklarasi dan Ikrar Bersama Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone yang diikuti oleh seluruh jajaran petugas, bertempat di halaman depan Rutan Masamba, Jumat (17/4). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan tertanggal 15 April 2026 terkait pelaksanaan ikrar pada Lapas, Rutan, dan LPKA […]

  • Ketika Semangat Kebangkitan Nasional Menyala dari Balik Tembok Rutan Masamba

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 244
    • 0Komentar

    MASAMBA — Semangat kebangkitan nasional tak hanya bergema di pusat-pusat pemerintahan dan ruang publik, tetapi juga menyala dari balik tembok Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rutan Masamba menggelar upacara bendera yang dipusatkan di lapangan utama rutan, Rabu (20/5/2026). Upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai […]

  • KEJATI SULSEL SELAMATKAN Rp4,3 MILIAR UANG NEGARA DARI KASUS KORUPSI BIBIT NANAS Rp60 M

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Makassar – Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kembali menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp3,088 miliar dalam perkara dugaan korupsi pengadaan bibit nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel TA 2024. Uang tersebut diserahkan hari ini, Rabu (13/5/2026), oleh tersangka RM, Direktur PT AAN. Sebelumnya, pada Februari 2026, RM juga […]

  • Semarak HUT Bhayangkara, Pegawai Lapas Watampone Raih Hadiah Umrah dan Sepeda

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 126
    • 0Komentar

    WATAMPONE — Dua pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone berhasil membawa pulang hadiah doorprize dalam kegiatan Bhayangkara Beramal Fun Bike yang diselenggarakan Polres Bone dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara. Kegiatan yang diikuti sekitar 1.050 peserta tersebut berlangsung meriah dan dipusatkan di Jalan Petta Ponggawae, Kabupaten Bone, Minggu (5/7). Kegiatan diawali […]

  • Kepala Lapas Palopo Berikan Pengarahan Awal Tahun kepada Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Palopo – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, didampingi Ka. KPLP dan Kasi Kamtib beserta pejabat struktural, melaksanakan kegiatan pengarahan kepada seluruh warga binaan yang bertempat di lapangan Lapas Palopo Jumat (2/1/2026) pada Jumat pagi, pukul 08.30 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai momentum awal tahun 2026 sekaligus sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan […]

error: Content is protected !!
expand_less