Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Jakarta, INFO_PAS – Kawasan perkampungan Budaya Betawi, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa dipenuhi ratusan Klien Pemasyarakatan yang melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Hal ini menandai peluncuran ‘Gerakan Nasional Pemasyarakatan, Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025’ pada Kamis (26/6) sebagai implementasi Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Udang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang akan mulai berlaku tahun 2026, khususnya terkait pidana kerja sosial dan pidana pengawasan bagi Klien Pemasyarakatan. Aksi Bersih – Bersih ini juga dilaksanakan serentak oleh klien pemasyuarakatan di 94 Bapas seluruh Indonesia

“Hari ini, Klien Bapas seluruh Indonesia hadir untuk bekerja dan berkontribusi secara nyata an sukarela, membersihkan fasilitas umum, membantu masyarakat, terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung.

Ini bukan hanya simbol kesiapan Pemasyarakatan menyambut implementasi pidana kerja sosial sebagai salah satu pidana non penjara, ini juga adalah bukti bahwa Pemasyarakatan siap mengambil bagian dalam implementasi KUHP melalui pelaksanaan kerja sosial,” kata Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam sambutannya, sekaligus melaunching Aksi Nasional, Klien Bapas Peduli, Kamis (26/6) di Perkampungan Budaya Betawi.

Ia menegaskan alternatif pidana bertujuan memasyarakatkan kembali terpidana sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat melalui kerja sosial. “Kerja sosial ini bukan sekadar kerja sukarela semata, tetapi bentuk penebus kesalahan mereka kepada masyarakat akibat tindak pidana yang dilakukan,” terangnya.

Menteri Agus juga mengungkapkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Balai Pemasyarakatan siap mengulangi kesuksesan penanganan pidana kasus Anak, dengan dampingan dan rekomendasi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas yang mengutamakan ketetapan Diversi dan putusan non penjara bagi Anak yang Berhadapan Dengan Hukum (ABH), sejak berlakunya Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sehingga sejak berlakunya di tahun 2012 jumlah hunian Anak di lapas rutan mampu turun drastis, dari yang sebelumnya 7000 an anak menjadi 2000 Anak di LPKA dan Lapas Rutan hingga saat ini. Ia mengaskan kembali bahawa Pemasyarakatan siap mengulangi keberhasilan tersebut pada kasus pidana pelaku Dewasa, “selain meningkatkan kualitas pelaksanaan pidana, pidana alternatf juga berpotensi besar menurunkan angka overcrowding yang selama ini menjadi permasalahan klasik di lapas rutan.”

Lebih lanjut Menteri Agus menjelaskan peran PK Bapas yang sangat kompleks, “PK tidak hanya sebagai pelaksana fungsi pembimbingan kemasyarakatan, namun juga arsitek yang merancang dan mendesain kembali jembatan reintegrasi, jembatan yang sempat terputus akibat suatu tindak pidana, dan jembatan itu dibangun kembali dengan semangat gotong royong antara klien, masyarakat, Pemasyarakatan, Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah terhadap perbuatan menyimpang yang terabaikan,” tegas Menimipas.

Prof Harkristuti Harkrisnowo, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia yang juga turut hadir, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih oleh Klien Pemasyarakatan adalah sebagai salah contoh pelaksanaan pidana kerja sosial nantinya.

“Saya sangat exited pada kegiatan bersih-bersih serentak oleh klien Pemasyarakatan. Ke depannya akan ada bentuk pidana alternatif lainnya untuk pidana kerja sosial, dan saat ini sedang disusun rancangan pelaksaan pidana alternatif tersebut.”

Harkristuti juga menyebutkan bentuk pidana alternatif kerja sosial lain, yang nantinya akan diterapkan, seperti pelayanan di Panti Jombo, Panti sosial, membantu di berbagai lembaga, misalnya sekolah, atau membantu di panti-panti sosial, tempat rehabilitasi.

Ia juga menyebutkan bahwa klien Pemasyarakatan juga dapat memberikan pandangan, motivasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan kesalahan yang sama yang pernah mereka perbuat. Ia juga menyampaikan secara langsung kepada Menteri IMIPAS tentang kebutuhan PK baik kualitas dan kuiantitas, dan telah direspon postif oleh Menteri IMIPAS.

Gerakan Nasional Pemasyarakatan, Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025’ diharapkan menjadi momentum dimulainya kontribusi langsung Klien Pemasyarakatan kepada masyarakat melalui Aksi Sosial, yang selanjutnya akan dilaksanakan rutin setiap bulannya, hingga ptiba waktunya pelaksanaan pidana kerja sosial diterapkan
“Kami seluruh jajaran Pemasyarakatan, sesuai arahan Bapak Menteri IMIPAS siap mendukung penerapan pidana alternatif mulai dari tahap pra adjudikasi, adjudikasi dan post ajudikasi,”tegas Mashudi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, “Hal ini makin menegaskan motto ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.”

Setelah pelaksanaan launching Menteri Agus meninjau dan menyaksikan 150 Klien Pemasyarakatan Jakarta melakukan aksi bersih-bersih lingkungan Perkampungan Budaya Betawi, mulai dari area fasilitas umum, area taman hingga danau yang ada di sana. Aksi serupa juga serentak dilakukan oleh klien Pemasyarakatan di seluruh wilayah Indonesia.

Sebelumnya, Klien Pemasyarakatan hanya mencakup mereka yang menjalani Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, dan Asimilasi. Dengan berlakunya KUHP baru, jenis Klien Pemasyarakatan bertambah dengan hadirnya Klien pidana kerja sosial dan pidana pengawasan. Hal ini menjadi bagian dari reformasi pemidanaan yang lebih humanis dan berbasis restorative justice.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian Imipas, APH, seperti Kepolisian, Pengadilan, dan Kejaksaan, serta stakeholder terkait lainnya, yang hadir juga sevcara virtual seluruh Kakanwil, Bapas, kepala daerah dan penegak hukum serta stakeholder lainnya di seluruh wilayah. (*)

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Gowa Asah Kemampuan Personel Lewat Latihan Pengendalian Massa

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 115
    • 0Komentar

    GOWA — Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan respons personel, Polres Gowa kembali menggelar Latihan Pengendalian Massa (Dalmas) di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa, Rabu (03/12/2025). Latihan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Cahyadi, S.H., M.H., dan diikuti oleh personel gabungan dari berbagai Fungsi, Seksi, serta Polsek jajaran Polres Gowa. Latihan ini melibatkan […]

  • Glimpse into the Spectacular Landscapes of World National Parks

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Post Views: 131

  • Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman, Lapas Narkotika Sungguminasa lakukan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 121
    • 0Komentar

    GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan nyaman. Di bawah kendali Kepala Urusan Umum, Andi Ismail S. Bandaso, melaksanakan kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana gedung Lapas, meliputi pengecatan halaman kantor, pengecatan lapangan voli, serta perawatan bangunan gedung kantor, pada Jum’at (7/11). Kegiatan […]

  • Lapas Narkotika Sungguminasa Jemput Bola Berikan Layanan Informasi Integrasi kepada WBP

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Gowa — Dalam upaya memberikan layanan prima serta memastikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memahami hak-hak mereka, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggelar kegiatan jemput bola layanan informasi integrasi, Kamis (17/07). Kegiatan ini dilaksanakan langsung di blok hunian, di mana petugas menyambangi para WBP untuk memberikan penjelasan terkait hak integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB), […]

  • Pastikan Kualitas Makanan dan Kebersihan Dapur, Karutan Makassar Kontrol Rutin Dapur

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Pastikan Kualitas Makassar – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar, Jayadikusumah, melakukan kontrol rutin dapur Rutan Makassar. Hal itu dilakukan untuk memantau situasi, memeriksa bahan makanan (bama), hingga mengecek peralatan dan proses pengolahan makanan. Jum’at, (19/06). “Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan internal guna menjamin kualitas makanan, kebersihan lingkungan, serta kesiapan petugas […]

  • WARGA BINAAN RUTAN MAKASSAR AWALI HARI DENGAN SENAM BERSAMA

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Makassar — Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar kembali menggelar kegiatan senam bersama bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan jasmani yang rutin dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi upaya menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, serta membangun semangat positif dalam menjalani masa pembinaan. Senam bersama diikuti dengan antusias oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas. Melalui aktivitas […]

error: Content is protected !!
expand_less