Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Akhirnya Limpahkan Berkas TPPU Sulfikar ke Kejati: Publik Soroti Kinerja Penyidik

Akhirnya Limpahkan Berkas TPPU Sulfikar ke Kejati: Publik Soroti Kinerja Penyidik

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

Makassar – Setelah sempat molor dan menuai tanda tanya publik, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) akhirnya menerima pelimpahan berkas perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Sulfikar dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel. Berkas tersebut tiba di kantor kejaksaan pada Rabu sore, 8 Oktober 2025, dan langsung diterima oleh bidang pidana umum.

“Berkasnya baru datang sore ini, sekitar pukul 15.40,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, saat dikonfirmasi Tempo melalui sambungan telepon.

Keterlambatan pelimpahan ini sebelumnya sempat menjadi sorotan karena Polda Sulsel telah menjanjikan pengiriman tahap pertama sejak awal pekan. Namun, proses baru terealisasi dua hari kemudian. Kompol Zaki, Kepala Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sulsel, menyebutkan penundaan itu disebabkan oleh finalisasi penyitaan bukti aliran dana yang dinyatakan telah lengkap. “Semua barang bukti aliran dana sudah lengkap, tinggal jaksa yang menilai,” ujarnya.

Dengan diterimanya berkas oleh kejaksaan, perkara yang menjerat Sulfikar kini memasuki babak penting. Jaksa penuntut umum akan meneliti kelengkapan formil dan materiil hasil penyidikan dalam waktu tujuh hari sesuai ketentuan Pasal 110 ayat (2) KUHAP. Jika berkas dinilai belum lengkap, jaksa akan mengembalikannya dengan petunjuk (P-19). Namun bila telah memenuhi syarat, penyidik wajib menyerahkan tersangka beserta barang bukti untuk tahap penuntutan di pengadilan.

Nama Sulfikar bukan sosok baru di meja hijau. Ia sebelumnya divonis bersalah dalam perkara penggelapan bersama Hamsul HS, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 582/Pid.B/2022/PN Mks tanggal 27 Juli 2022, yang dikuatkan oleh Mahkamah Agung menjadi tiga tahun enam bulan penjara. Dari perkara itu, penyidik menelusuri aliran dana yang diduga disamarkan hingga mengarah ke dugaan tindak pidana pencucian uang.

Berbeda dengan Sulfikar, Hamsul HS sempat lolos dari jerat hukum TPPU setelah dikabulkan praperadilannya oleh Pengadilan Negeri Makassar pada 30 September 2025. Hakim menyatakan penetapan tersangka terhadap Hamsul tidak sah secara formil dan memerintahkan penghentian penyidikan. Namun, penyidik bersikeras bahwa bukti aliran dana tetap utuh. “Bukti aliran dana ada semua. Kami tetap optimistis perkara ini berlanjut,” kata Zaki.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar, Dr. Jermias Rarsina, menilai putusan praperadilan itu tidak menggugurkan substansi dugaan pencucian uang. “Praperadilan hanya menguji prosedur, bukan isi perkara. Kalau penyidik memperbaiki prosedur dan alat bukti, penetapan tersangka bisa dilakukan kembali,” ujarnya.

Menurut Jermias, tindak pidana asal Sulfikar yang telah berkekuatan hukum tetap justru memperkuat dasar hukum penyidikan TPPU. “Uang hasil kejahatan itu nyata ada. Yang diuji hanya aspek formilnya, bukan fakta pidananya,” tambahnya.

Dengan diterimanya berkas perkara di Kejati Sulsel, sorotan kini beralih ke kinerja Polda Sulsel yang dinilai lamban menuntaskan proses penyidikan. Publik menunggu apakah koordinasi antarpenegak hukum kali ini bisa lebih sigap dan transparan, atau justru kembali tersendat di meja birokrasi. Kasus TPPU Sulfikar kini menjadi cermin ketegasan aparat dalam membuktikan keseriusan memberantas kejahatan keuangan di daerah.(Tim).

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Malam di Lapas Parepare Sita 2 Handphone dan Senjata Tajam Modifikasi

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PORTAL — Operasi penggeledahan mendadak yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare pada Jumat malam (1/8/2025) berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang dari hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, mengatakan operasi yang dimulai pukul 21.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP), Jerry, bersama tim […]

  • Lapas Narkotika Sungguminasa Gandeng Mahasiswa Unhas, Gelar Edukasi Kesehatan Mental bagi WBP

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Gowa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memberikan ruang bagi mahasiswa Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin untuk melaksanakan kegiatan magang. Pada Kamis, 11 September 2025, para mahasiswa menggelar edukasi kesehatan mental yang ditujukan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapenaling). Kegiatan […]

  • Perkuat Disiplin dan Tanggung Jawab Pegawai, Karutan Kelas I Makassar Gelar Apel Pagi Rutin

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar melaksanakan apel pagi rutin sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Senin (12/10/2026). Kegiatan apel pagi yang berlangsung di halaman Rutan Kelas I Makassar tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dengan tertib, khidmat, dan […]

  • Dirosa: Wadah Pembelajaran Al-Qur’an dan Refleksi Diri Warga Binaan Rutan Pangkep

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pangkep – Sejumlah warga binaan di Rutan Kelas IIB Pangkep mengikuti program Dirosa (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa) yang dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian, Senin (7/6). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitut Taubah Rutan Pangkep ini berlangsung dengan pendampingan langsung dari pegawai Rutan. Program Dirosa bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman agama […]

  • Skalen Embraces Multiculturalism in its Annual Food Festival

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 224
    • 0Komentar

    The recent trade agreement between Iskera and Nolinia marks a historic milestone, aiming to boost economic stability and resilience in times of crisis. This pact brings strategic cooperation and unprecedented exchange opportunities, offering both countries a path toward economic growth and prosperity. Trade policies designed to adapt to current market demands and challenges are fundamental […]

  • Cerdas Cermat Islami Antar WBP Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Lapas Narkotika Sungguminasa

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Gowa — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggelar lomba cerdas cermat Islami yang diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Ikhsan Lapas Narkotika Sungguminasa, Kamis (14/08/2025). Sebanyak 15 orang WBP turut ambil bagian dalam lomba yang dipandu oleh staf pembinaan […]

error: Content is protected !!
expand_less