Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Polda Sulsel Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi dan Bahan Peledak Ikan dari Malaysia hingga Jawa Timur

Polda Sulsel Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi dan Bahan Peledak Ikan dari Malaysia hingga Jawa Timur

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

MAKASSAR — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kasus besar terkait perdagangan satwa dilindungi berupa potongan daging penyu serta jaringan peredaran bahan peledak untuk bom ikan yang melibatkan pelaku lintas daerah dan lintas negara.

Pengungkapan ini berawal pada Rabu, 12 November, di wilayah Kabupaten Takalar, ketika petugas menangkap tersangka bersama 11 karung berisi potongan yang diduga berasal dari sekitar 150 ekor penyu. Barang bukti tersebut memiliki berat total sekitar 571 kilogram.

Modus Operandi: Penyu Ditangkap dan Dipotong di Atas Kapal

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui melakukan penangkapan penyu menggunakan jaring khusus di wilayah Kepulauan Selayar. Setelah ditangkap, penyu langsung dipotong di atas kapal untuk diambil bagian-bagian tertentu seperti:

Daging

Kulit dorsal (punggung)

Kulit bagian abdomen

Pinggir ventral kiri dan kanan

Bagian tubuh penyu tersebut kemudian diawetkan, dimasukkan ke dalam karung, disimpan di gudang, dan selanjutnya dijual.

Hasil identifikasi morfologi menyimpulkan bahwa potongan tersebut berasal dari penyu hijau (Chelonia mydas), salah satu satwa dilindungi yang dilarang keras untuk diperdagangkan.

Jerat Hukum

Tersangka dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf B jo. Pasal 40 UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukuman:

Pidana penjara hingga 5 tahun

Denda maksimal Rp100 juta

Ungkap Jaringan Peredaran Bahan Peledak Ikan dari Malaysia

Selain kasus satwa dilindungi, Ditpolairud Polda Sulsel juga membeberkan jaringan peredaran detonator dan bahan baku bom ikan (handak) yang sudah beroperasi cukup lama di wilayah Sulawesi Selatan.

Asal Bahan Baku dari Malaysia

Petugas menemukan bahwa bahan baku peledak yang digunakan nelayan, seperti:

Bahan batu (igniter)

Detonator

Amonium nitrat / pupuk matahari masuk ke Indonesia dari Malaysia melalui jalur perbatasan Nunukan, kemudian diselundupkan ke Sulawesi Selatan.

Polda Sulsel menyebut jaringan ini sudah lama beroperasi dan merupakan jaringan lintas negara yang cukup rapi.

Peran Daerah Lain: Pasuruan (Jawa Timur)

Polisi juga menemukan adanya produksi detonator rakitan yang dilakukan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Barang tersebut dikirim ke Sulawesi Selatan melalui:

Kapal Feri Pelni, atau

Kapal Roro, dibawa oleh perorangan.

Saat ini, polisi sedang memburu pelaku berinisial Baim, warga Pasuruan, yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait LP No. 21/IX/2025 SPKT Ditpolair Polda Sulsel tanggal 23 September 2025.

Sebaran Wilayah Perdagangan Handak Bom Ikan di Sulsel

Peredaran bahan peledak ikan teridentifikasi di beberapa wilayah:

Kepulauan Pangkep

Almas

Kota Makassar

Pulau Kodingareng

Pulau Barrang Lompo

Pulau Lumu-Lumu

Kepulauan Selayar

Pulau Tarumpah

Pulau Pacitan

Pulau Radili

Kabupaten Sinjai

Pulau Jawa-Jawa

Rekap Kasus Januari–November 2025

Ditpolairud Polda Sulsel menangani:

14 Laporan Polisi (LP) terkait destruktif fishing

1 LP terkait satwa dilindungi (penyu)

 

Polda Sulsel Perkuat Pengawasan Laut dan Pelabuhan

Direktur Polairud menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, baik di pintu masuk perairan maupun pelabuhan yang memiliki jalur koneksi ke wilayah perbatasan seperti Nunukan dan Kaltara.

Jajaran Polairud juga membentuk pos-pos pangkalan (mouse) di setiap kabupaten/kota guna memantau aktivitas di wilayah rawan.

Koordinasi terus dilakukan dengan:

Instansi terkait

Aparat wilayah perbatasan

Polres Nunukan

Stakeholder lainnya

Tujuannya untuk mencegah maraknya aktivitas ilegal seperti penyelundupan satwa, bahan peledak, dan kegiatan perikanan destruktif.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Narkotika Sungguminasa Terima Kunjungan Koordinasi Teknis BPK Terkait Pemeriksaan Bantuan Buku Perpustakaan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 72
    • 0Komentar

    GOWA — 12 Februari 2026,   Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menerima kunjungan koordinasi teknis lapangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka pemeriksaan bantuan perpustakaan berupa buku bacaan yang disalurkan di wilayah Sulawesi Selatan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pemeriksaan terhadap pemanfaatan dan pengelolaan bantuan buku yang telah diterima oleh sejumlah instansi, […]

  • Unit Resmob Polres Gowa Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian dan Penadahan di Makassar

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Unit Resmob Polres Gowa Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian dan Penadahan di Makassar sorotanrakyat.co.id/ — Unit Resmob Satreskrim Polres Gowa berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku tindak pidana pencurian dan penadahan pada Sabtu (10/5/2024) sekitar pukul 03.00 WITA di Jl. Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (11/5/2025). Penangkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat […]

  • Upaya Pemenuhan Hak Warga Binaan, Rutan Pangkajene Gelar Sidang TPP

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pangkep – Rutan Kelas IIB Pangkajene menyelenggarakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dalam rangka menilai kelayakan warga binaan yang akan diusulkan untuk program integrasi sosial, yang mana digelar di Aula Rutan Kelas IIB Pangkajene, Jum’at (20/6). Sidang TPP merupakan bagian evaluasi dalam tahap pembinaan (tahap awal dan tahap lanjutan) untuk mendengarkan masukan dari seluruh anggota […]

  • Kapolsek Galsel Pimpin Apel Pagi, Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme Anggota

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 58
    • 0Komentar

    GALSEL, TAKALAR –Suasana pagi di halaman Mako Polsek Galesong Selatan (Galsel) pada Rabu, (19/11/2025) terasa penuh energi ketika Kapolsek Galsel, AKP Mukhlis, SE., M.Si memimpin langsung apel pagi rutin. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini dihadiri oleh Wakapolsek IPDA Amiruddin, para Kanit, serta seluruh personel Polsek Galsel. Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan dan […]

  • Kantor Hukum RKP Tolak Pemeriksaan Tersangka Alwan Sihadji Kepala Desa Bonea Selayar Tunggu Putusan Praperadilan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SELAYAR — Kepala Desa Bonea, Alwan Sihadji, resmi mengajukan praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar. Melalui kuasa hukumnya dari Kantor Advokat Ratna Kahali & Partner, Alwan menolak proses pemeriksaan lebih lanjut hingga adanya putusan pengadilan mengenai keabsahan status tersangkanya. Permohonan praperadilan yang diajukan pada 17 Februari 2025 ini didasarkan pada […]

  • Pylandia’s Museums Lead the Charge in Preserving Indigenous Art

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 71
    • 0Komentar

    The recent trade agreement between Iskera and Nolinia marks a historic milestone, aiming to boost economic stability and resilience in times of crisis. This pact brings strategic cooperation and unprecedented exchange opportunities, offering both countries a path toward economic growth and prosperity. Trade policies designed to adapt to current market demands and challenges are fundamental […]

error: Content is protected !!
expand_less