Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Polda Sulsel Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi dan Bahan Peledak Ikan dari Malaysia hingga Jawa Timur

Polda Sulsel Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi dan Bahan Peledak Ikan dari Malaysia hingga Jawa Timur

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 247
  • comment 0 komentar

MAKASSAR — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kasus besar terkait perdagangan satwa dilindungi berupa potongan daging penyu serta jaringan peredaran bahan peledak untuk bom ikan yang melibatkan pelaku lintas daerah dan lintas negara.

Pengungkapan ini berawal pada Rabu, 12 November, di wilayah Kabupaten Takalar, ketika petugas menangkap tersangka bersama 11 karung berisi potongan yang diduga berasal dari sekitar 150 ekor penyu. Barang bukti tersebut memiliki berat total sekitar 571 kilogram.

Modus Operandi: Penyu Ditangkap dan Dipotong di Atas Kapal

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui melakukan penangkapan penyu menggunakan jaring khusus di wilayah Kepulauan Selayar. Setelah ditangkap, penyu langsung dipotong di atas kapal untuk diambil bagian-bagian tertentu seperti:

Daging

Kulit dorsal (punggung)

Kulit bagian abdomen

Pinggir ventral kiri dan kanan

Bagian tubuh penyu tersebut kemudian diawetkan, dimasukkan ke dalam karung, disimpan di gudang, dan selanjutnya dijual.

Hasil identifikasi morfologi menyimpulkan bahwa potongan tersebut berasal dari penyu hijau (Chelonia mydas), salah satu satwa dilindungi yang dilarang keras untuk diperdagangkan.

Jerat Hukum

Tersangka dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf B jo. Pasal 40 UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukuman:

Pidana penjara hingga 5 tahun

Denda maksimal Rp100 juta

Ungkap Jaringan Peredaran Bahan Peledak Ikan dari Malaysia

Selain kasus satwa dilindungi, Ditpolairud Polda Sulsel juga membeberkan jaringan peredaran detonator dan bahan baku bom ikan (handak) yang sudah beroperasi cukup lama di wilayah Sulawesi Selatan.

Asal Bahan Baku dari Malaysia

Petugas menemukan bahwa bahan baku peledak yang digunakan nelayan, seperti:

Bahan batu (igniter)

Detonator

Amonium nitrat / pupuk matahari masuk ke Indonesia dari Malaysia melalui jalur perbatasan Nunukan, kemudian diselundupkan ke Sulawesi Selatan.

Polda Sulsel menyebut jaringan ini sudah lama beroperasi dan merupakan jaringan lintas negara yang cukup rapi.

Peran Daerah Lain: Pasuruan (Jawa Timur)

Polisi juga menemukan adanya produksi detonator rakitan yang dilakukan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Barang tersebut dikirim ke Sulawesi Selatan melalui:

Kapal Feri Pelni, atau

Kapal Roro, dibawa oleh perorangan.

Saat ini, polisi sedang memburu pelaku berinisial Baim, warga Pasuruan, yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait LP No. 21/IX/2025 SPKT Ditpolair Polda Sulsel tanggal 23 September 2025.

Sebaran Wilayah Perdagangan Handak Bom Ikan di Sulsel

Peredaran bahan peledak ikan teridentifikasi di beberapa wilayah:

Kepulauan Pangkep

Almas

Kota Makassar

Pulau Kodingareng

Pulau Barrang Lompo

Pulau Lumu-Lumu

Kepulauan Selayar

Pulau Tarumpah

Pulau Pacitan

Pulau Radili

Kabupaten Sinjai

Pulau Jawa-Jawa

Rekap Kasus Januari–November 2025

Ditpolairud Polda Sulsel menangani:

14 Laporan Polisi (LP) terkait destruktif fishing

1 LP terkait satwa dilindungi (penyu)

 

Polda Sulsel Perkuat Pengawasan Laut dan Pelabuhan

Direktur Polairud menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, baik di pintu masuk perairan maupun pelabuhan yang memiliki jalur koneksi ke wilayah perbatasan seperti Nunukan dan Kaltara.

Jajaran Polairud juga membentuk pos-pos pangkalan (mouse) di setiap kabupaten/kota guna memantau aktivitas di wilayah rawan.

Koordinasi terus dilakukan dengan:

Instansi terkait

Aparat wilayah perbatasan

Polres Nunukan

Stakeholder lainnya

Tujuannya untuk mencegah maraknya aktivitas ilegal seperti penyelundupan satwa, bahan peledak, dan kegiatan perikanan destruktif.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Besar Polres Gowa Turut Berduka Cita atas Tragedi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 142
    • 0Komentar

    GOWA — Keluarga Besar Kepolisian Resor (Polres) Gowa menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat, 17 Januari 2026. Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas peristiwa tersebut. […]

  • BURON 16 BULAN TERPIDANA NARKOTIKA DIRINGKUS TIM TABUR KEJATI SULSEL DI BERAU KALIMANTAN TIMUR

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KEJATI, SULSEL, Makassar – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penegakan hukum melalui program Tangkap Buronan (Tabur). Tim Intelijen Kejati Sulsel berhasil mengamankan seorang terpidana kasus tindak pidana narkotika yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 16 bulan. Buronan yang diamankan adalah Hasnani Binti Hartono alias Nani (38 Tahun), […]

  • Lapas Narkotika Sungguminasa Gelar Maulid Nabi, WBP Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Gowa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Ikhlas, Sabtu (13/9). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP), pejabat struktural, serta pegawai Lapas Narkotika Sungguminasa. Dalam kesempatan tersebut, hadir Ustadz Jumari Tata sebagai penceramah yang membawakan tauziah tentang makna peringatan Maulid Nabi. Beliau […]

  • Melalui Upacara HAN 2026, Rutan Pangkep Teguhkan Komitmen Perlindungan Anak

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PANGKEP – Rutan Kelas IIB Pangkep menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Kamis (23/7). Kegiatan yang berlangsung di lapangan Rutan tersebut diikuti oleh petugas dan warga binaan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kasubsi Pelayanan Rutan Pangkep, Djufri Rasyid, membacakan amanat tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan […]

  • Gelar Doa Bersama, Wujud Nyata PIPAS Lapas Watampone menjaga Integritas Keluarga Besar Pemasyarakatan

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Gelar Doa Bersama, Wujud Nyata PIPAS Lapas Watampone menjaga Integritas Keluarga Besar Pemasyarakatan Watampone, INFO_PAS. Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melaksanakan kegiatan Sholat Dhuha, doa bersama, dan pembacaan Al-Qur’an sebagai bentuk pembinaan spiritual serta upaya mempererat tali silaturahmi antaranggota PIPAS, Sabtu (13/6). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Miftahu Taubah […]

  • Kapolda Sulsel Hadiri Syukuran HUT Ke-80 Korps Brimob Polri di Makosat Brimob Polda Sulsel

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Polda Sulawesi Selatan menggelar Syukuran Hari Ulang Tahun Ke-80 Korps Brimob Polri Tahun 2025 yang berlangsung di Makosat Brimob Polda Sulsel, Jumat (14/11/2025). Kegiatan berlangsung penuh khidmat dengan mengusung tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat.” Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel […]

error: Content is protected !!
expand_less