Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Social Engineering 2.0 Mengintai, Polres Gowa: Jangan Mudah Percaya Video dan Telepon

Social Engineering 2.0 Mengintai, Polres Gowa: Jangan Mudah Percaya Video dan Telepon

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

GOWA — Polres Gowa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan modus kejahatan siber terbaru yang dikenal sebagai Social Engineering 2.0, yakni penipuan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui teknologi video deepfake dan voice cloning, Kamis (01/3/2026).

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan yang kini semakin canggih dan sulit dikenali.

Modus Penipuan Menggunakan Deepfake dan Voice Cloning
Polres Gowa menjelaskan bahwa pelaku kejahatan memanfaatkan teknologi AI untuk menghadirkan wajah dan suara yang menyerupai orang dikenal korban atau tokoh publik guna memerintahkan maupun menjebak korban.

Pelaku dapat membuat video palsu (deepfake) yang menampilkan sosok:

• Kerabat atau keluarga.
• Atasan di tempat kerja.
• Pejabat atau tokoh publik.

Dalam video tersebut, korban biasanya diminta melakukan tindakan mendesak seperti mengirim uang atau memberikan data penting.

Selain itu, pelaku juga melakukan penipuan melalui telepon (phishing call) dengan memanfaatkan teknologi voice cloning.

Pelaku berpura-pura sebagai:

• Kerabat yang sedang mengalami keadaan darurat.
•Atasan yang meminta bantuan segera.
• Pejabat atau pihak instansi tertentu.
• Dengan alasan mendesak, korban diminta mentransfer uang atau memberikan data sensitif seperti kode OTP, PIN, maupun password.

Imbauan Polres Gowa
Polres Gowa mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap permintaan mendadak yang berkaitan dengan uang maupun data pribadi.

Langkah pencegahan yang diimbau antara lain:

• Selalu lakukan verifikasi ulang melalui nomor resmi atau komunikasi langsung.
• Jangan panik jika menerima telepon/video yang meminta bantuan mendesak.
• Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, atau password kepada siapa pun.
• Tingkatkan literasi digital dan keamanan siber keluarga.

Polres Gowa menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diiringi dengan kewaspadaan masyarakat.

“Cerdas gunakan AI, jangan mudah terperdaya,” menjadi pesan utama agar masyarakat tetap aman dari kejahatan digital yang semakin berkembang.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personel Turjawali Sat Samapta Polres Gowa Laksanakan Patroli Dialogis dan Pengaturan Lalu Lintas di Sejumlah Gereja

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 90
    • 0Komentar

    GOWA — Personel Turjawali Satuan Samapta Polres Gowa melaksanakan patroli dialogis dan pengaturan arus lalu lintas pada Minggu (15/2/2026) pagi di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kegiatan tersebut difokuskan di tiga titik lokasi ibadah, yakni di Gereja Isa Almasih yang beralamat di Jalan Balla Lompoa, Kelurahan Sungguminasa, kemudian di […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Rewataya Tetap Hadir Tanpa Lelah Jaga Kamtibmas di Kepulauan Tanakeke

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 54
    • 0Komentar

    TAKALAR — Jarak dan medan tak jadi penghalang bagi AIPDA Irwansyah, Bhabinkamtibmas Desa Rewataya, untuk terus hadir di tengah masyarakat binaannya. Selasa (11/11/2025) pukul 10.00 WITA, di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat kota, tepatnya di Desa Rewataya, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, AIPDA Irwansyah melaksanakan kegiatan sosialisasi kamtibmas kepada para pelajar SMP Satu Atap Kalukuang. Dengan […]

  • Empat Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Salah Satu Pondok Pesantren di Maros

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAROS — Empat santriwati berinisial FB (17), IM (15), AY (15), dan NM (17) yang merupakan santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Firdaus, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria berinisial AN yang menjabat sebagai Ketua Yayasan pondok pesantren tersebut. Didampingi oleh dua kuasa hukum dan keluarga korban, laporan resmi […]

  • Pioneering Role of Technology in Modern Military Strategies

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Post Views: 79

  • Rutan Sinjai Deklarasikan Zero Narkoba dan HP, Komitmen Tegas Tanpa Toleransi

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SINJAI — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sinjai melaksanakan apel deklarasi Zero Narkoba dan Handphone yang dirangkaikan dengan pembacaan ikrar serta penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh jajaran pegawai, senin (20/04). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Sinjai ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan staf sebagai bentuk penguatan komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan […]

  • Refleksi Akhir Tahun 2025: Kalapas Palopo Hadiri Evaluasi Kinerja dan Kanwil Sulsel Award di Makassar

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menghadiri kegiatan Evaluasi Capaian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan. Kegiatan yang mengusung tema “Satu Tahun Bekerja, Satu Tekad Menuju Pemasyarakatan Semakin Berdampak” ini berlangsung khidmat di Aula Pancasila Kanwil Sulsel, Senin (22/12). Acara […]

error: Content is protected !!
expand_less