Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat, Wujud Apresiasi dan Penguatan Profesionalisme Petugas

Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat, Wujud Apresiasi dan Penguatan Profesionalisme Petugas

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

MAROS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melaksanakan kegiatan penyematan tanda kenaikan pangkat bagi petugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran, dengan total 18 orang petugas yang menerima kenaikan pangkat pada periode ini, Kamis (02/04).

Sebanyak 18 petugas yang memperoleh kenaikan pangkat tersebut berasal dari tiga angkatan, yakni Angkatan 2012 (Integ12itas), Angkatan 2017 (Solidar17as), dan Angkatan 2021 (Responxxibility). Momentum ini menjadi simbol pengakuan institusi atas integritas, loyalitas, serta komitmen dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Prosesi penyematan tanda pangkat dilakukan secara langsung oleh Kepala Lapas sebagai bentuk penghormatan atas capaian para petugas. Suasana haru dan bangga menyelimuti kegiatan tersebut, yang turut disaksikan oleh seluruh jajaran sebagai bentuk dukungan dan motivasi bersama dalam meningkatkan kinerja organisasi.

Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, dalam sambutannya menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya sekadar penghargaan administratif, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk kepercayaan negara kepada saudara-saudara sekalian. Oleh karena itu, saya berharap momentum ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Imran.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa tantangan dalam pelaksanaan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang adaptif dan berkomitmen tinggi. Para petugas diharapkan mampu menjadi teladan serta menjaga nama baik institusi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga menjadi titik awal untuk meningkatkan semangat kerja dan solidaritas antar petugas. Dengan adanya kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh jajaran semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih baik.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bersatu Bergerak Majukan Indonesia” Rutan I Makassar Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 97

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 dengan khidmat di lapangan upacara Rutan, Selasa (28/10). Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Majukan Indonesia” ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, bertindak sebagai pembina […]

  • Amankan May Day 2026, Polda Sulsel Siagakan 2.181 Personel Gabungan dalam Operasi Kontingensi Aman Nusa

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Polda Sulawesi Selatan menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kontingensi Aman Nusa I-2026 guna mengamankan peringatan May Day. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Kamis (30/04/2026), sebagai bentuk komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Dalam operasi ini, Polda Sulsel melibatkan total 2.181 personel yang […]

  • Program Rehabilitasi Pemasyarakatan, Rutan Makassar Laksanakan Asesmen Awal Warga Binaan Pemasyarakatan

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Makassar- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar melaksanakan kegiatan skrining terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Klinik Dr. Saharjo Rutan Makassar, Sabtu (19/7) Kegiatan ini merupakan rangkaian awal dari pelaksanaan program rehabilitasi Pemasyarakatan yang dilaksanakan pada tahun 2025 ini, dimana tujuan dari skrining ini adalah untuk mengetahui riwayat penggunaan obat-obatan terlarang yang pernah digunakan […]

  • Apel Pagi dirangkaikan Kenaikan Pangkat, Bentuk Apresiasi Negara atas Dedikasi dan Kinerja Pegawai

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Gowa — Apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa yang dirangkaikan dengan momen kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi salah satu pegawai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, dengan Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, bertindak sebagai pembina apel, Senin (4/5). Dalam kesempatan tersebut, dr. Mushlih Imany Paramma resmi menerima kenaikan pangkat dari Pembina […]

  • Bersih dari Narkoba Bersinar di Masa Depan: Lapas Sungguminasa Dorong Edukasi Pemulihan WBP

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Gowa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan terbaik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu wujud nyata pembinaan tersebut terlihat melalui kegiatan Seminar Edukasi bagi WBP Mantan Pecandu Narkoba dan Zat Adiktif Lainnya yang digelar di aula lapas, Kamis (23/10). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program […]

  • Empat Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Salah Satu Pondok Pesantren di Maros

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MAROS — Empat santriwati berinisial FB (17), IM (15), AY (15), dan NM (17) yang merupakan santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Firdaus, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria berinisial AN yang menjabat sebagai Ketua Yayasan pondok pesantren tersebut. Didampingi oleh dua kuasa hukum dan keluarga korban, laporan resmi […]

error: Content is protected !!
expand_less