Sinergi TNI-Polri dan Rutan Masamba, Tes Urine dan Sidak Wujudkan Zero Halinar
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Sel, 7 Apr 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar

MASAMBA – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba menggelar serangkaian kegiatan penguatan pengawasan dan deteksi dini, melalui tes urine serta penggeledahan gabungan blok hunian bersama unsur TNI dan Polri, Senin (06/04/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan tes urine yang berlangsung di Aula Terbuka Rutan Masamba pada pukul 10.30 Wita s.d. selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 239 peserta yang terdiri dari 29 pegawai dan 210 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dengan rincian 193 WBP pria dan 17 WBP wanita.
Tes urine tersebut merupakan bagian dari implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus mendukung komitmen “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba) di lingkungan pemasyarakatan. Pelaksanaan kegiatan turut disaksikan oleh unsur Polri dari Polsek Mappedeceng sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara ketat dan profesional, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya.
Pada malam harinya, Rutan Masamba kembali melaksanakan penggeledahan gabungan di blok hunian pada pukul 21.00 Wita s.d. selesai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Masamba, Syamsul Bahri, dan melibatkan aparat penegak hukum dari Polsek Mappedeceng serta personel Koramil 1403-11/Masamba.
Sebelum pelaksanaan, kegiatan diawali dengan apel siaga dan pengarahan guna memastikan seluruh petugas memahami teknis pelaksanaan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, serta pendekatan humanis terhadap WBP.
Tim gabungan kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan penyisiran pada kamar hunian yang menjadi sasaran, yakni Kamar Anggrek 2, Bougenville 2, Cemara 1, dan Delima 10. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pemeriksaan badan WBP serta barang-barang di dalam kamar hunian.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak sesuai atau dilarang berada di dalam blok hunian, antara lain sendok besi, hanger besi, ikat pinggang, piring kaca, botol kaca, cermin, paku, hingga benda keras lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan.
Kepala Rutan Masamba menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman.
“Melalui kegiatan ini, kami menegaskan komitmen untuk terus menjaga Rutan Masamba tetap bersih dari peredaran narkoba, penggunaan alat komunikasi ilegal, serta praktik pungutan liar,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan, langkah ini dapat semakin memperkuat integritas serta profesionalisme jajaran pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sejalan dengan tema HBP ke-62, “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima.”
- Penulis: Sorotan Rakyat


Saat ini belum ada komentar