Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Hukum » Ditresnarkoba Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Senilai Rp1,273 Miliar

Ditresnarkoba Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Senilai Rp1,273 Miliar

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

MAKASSAR — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran narkotika sepanjang Februari 2025. Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan ganja dengan total nilai ekonomis mencapai Rp1,273 miliar. Dalam konferensi pers yang digelar, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna yang bisa diselamatkan dari peredaran barang haram tersebut mencapai 7.894 jiwa.

Pada bulan Februari 2025, Ditresnarkoba Polda Sulsel mengungkap empat kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti sebanyak 842 gram. Berikut adalah rincian kasus yang berhasil diungkap:

Kasus I, Pada 3 Februari 2025, Ditresnarkoba Polda Sulsel menangkap dua tersangka, MG (25) dan MJ (21), di Jalan Pabentengan, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan 172,4528 gram sabu. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Kasus II, Pengungkapan berikutnya terjadi pada 22 Februari 2025 di Jalan Poros Baranti, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Seorang tersangka, AS (32), di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan), ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 143,9257 gram. Ia juga dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Narkotika.

Kasus III, Pada hari yang sama, polisi menangkap tersangka AR (20) di Dusun Talorong, Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap. Dari tangan AR, petugas mengamankan 9 gram sabu, dikenakan pasal yang sama dengan ancaman hukuman serupa.

Kasus IV , Dua hari setelahnya, 24 Februari 2025, polisi mengamankan tersangka HAY (24) di Jalan Andi Cammi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Dari penangkapan ini, petugas menyita sabu seberat 518 gram. HAY juga dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Dari total barang bukti sabu yang diamankan, yaitu 842 gram, sebanyak 5.894 jiwa dapat terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba. Nilai ekonomis dari barang bukti ini diperkirakan mencapai Rp1,263 miliar, dengan asumsi harga eceran Rp1,5 juta per gram.

Selain sabu, Ditresnarkoba Polda Sulsel juga mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja pada 2 Februari 2025 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Seorang tersangka, RI (35), ditangkap dengan barang bukti ganja seberat 2 kilogram.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa RI telah lima kali melakukan pemesanan ganja sejak Januari 2025, dengan jumlah pesanan yang terus meningkat. Barang haram tersebut diketahui dikirim dari Kota Medan, Sumatera Utara. Tersangka RI dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polda Sulawesi Selatan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. Ditresnarkoba Polda Sulsel terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan untuk memutus jaringan peredaran narkoba, yang tidak hanya merusak individu tetapi juga berpotensi menghancurkan masa depan generasi muda.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika. Penindakan akan terus kami lakukan demi menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari ancaman narkoba,” tegas Plt Dirresnarkoba Polda Sulsel AKBP Gani Alamsya.

Polda Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi terkait dengan peredaran narkoba. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan Sulawesi Selatan dapat terbebas dari bahaya narkotika.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan Kepedulian Nyata, Lapas Watampone Salurkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Watampone – Kepedulian terhadap sesama terus diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melalui kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan lapas, Jumat (23/10). Bertempat di Lapas Watampone, bantuan diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sosial warga di lingkungan sekitar. Kegiatan ini merupakan agenda yang rutin dilaksanakan […]

  • Lapas Maros Ikuti Donor Darah Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAROS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dr. Sahardjo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjenpas Sulsel), dan diikuti oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan pada region Makassar Raya. Kegiatan donor […]

  • Apel Pagi Dirangkaikan Penyematan Tanda Pangkat, Lapas Maros Beri Apresiasi Kinerja Petugas

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 227
    • 0Komentar

    MAROS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melaksanakan apel pagi rutin yang dirangkaikan dengan penyematan tanda pangkat petugas, Senin (12/01). Kegiatan ini berlangsung di lapangan apel Lapas dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta jajaran petugas, dengan Kepala Lapas Kelas IIB Maros bertindak sebagai pembina apel. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyematan tanda pangkat kepada […]

  • Pastikan Kualitas Makanan dan Kebersihan Dapur, Karutan Makassar Kontrol Rutin Dapur

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Pastikan Kualitas Makassar – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar, Jayadikusumah, melakukan kontrol rutin dapur Rutan Makassar. Hal itu dilakukan untuk memantau situasi, memeriksa bahan makanan (bama), hingga mengecek peralatan dan proses pengolahan makanan. Jum’at, (19/06). “Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan internal guna menjamin kualitas makanan, kebersihan lingkungan, serta kesiapan petugas […]

  • Patroli Cipta Kondisi Polres Takalar Sasar Geng Motor, Begal hingga Balap Liar di Akhir Pekan

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 58
    • 0Komentar

    TAKALAR — Polres Takalar mengintensifkan patroli cipta kondisi pada akhir pekan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sabtu malam, 26 September 2026. Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 Wita itu menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan aksi geng motor, begal, balap liar serta tindak kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Takalar. Kegiatan tersebut […]

  • Bekerjasama LBH Citra Keadilan Parepare, Lapas Parepare Berikan Penyuluhan Hukum Gratis ke 50 WBP

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PAREPARE — Kegiatan penyuluhan hukum gratis ini diikuti oleh 50 WBP secara bergantian dan diselenggarakan bekerjasama dengan LBH Citra Keadilan Kota Parepare, yang telah Terakreditasi A berdasarkan SK Menteri Hukum RI. Tema penyuluhan hukum kali ini adalah “Hak Terdakwa dalam Upaya Hukum Banding, Kasasi, serta Hak Terpidana dalam Upaya Hukum”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman […]

error: Content is protected !!
expand_less