Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Jakarta, INFO_PAS – Kawasan perkampungan Budaya Betawi, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa dipenuhi ratusan Klien Pemasyarakatan yang melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Hal ini menandai peluncuran ‘Gerakan Nasional Pemasyarakatan, Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025’ pada Kamis (26/6) sebagai implementasi Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Udang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang akan mulai berlaku tahun 2026, khususnya terkait pidana kerja sosial dan pidana pengawasan bagi Klien Pemasyarakatan. Aksi Bersih – Bersih ini juga dilaksanakan serentak oleh klien pemasyuarakatan di 94 Bapas seluruh Indonesia

“Hari ini, Klien Bapas seluruh Indonesia hadir untuk bekerja dan berkontribusi secara nyata an sukarela, membersihkan fasilitas umum, membantu masyarakat, terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung.

Ini bukan hanya simbol kesiapan Pemasyarakatan menyambut implementasi pidana kerja sosial sebagai salah satu pidana non penjara, ini juga adalah bukti bahwa Pemasyarakatan siap mengambil bagian dalam implementasi KUHP melalui pelaksanaan kerja sosial,” kata Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam sambutannya, sekaligus melaunching Aksi Nasional, Klien Bapas Peduli, Kamis (26/6) di Perkampungan Budaya Betawi.

Ia menegaskan alternatif pidana bertujuan memasyarakatkan kembali terpidana sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat melalui kerja sosial. “Kerja sosial ini bukan sekadar kerja sukarela semata, tetapi bentuk penebus kesalahan mereka kepada masyarakat akibat tindak pidana yang dilakukan,” terangnya.

Menteri Agus juga mengungkapkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Balai Pemasyarakatan siap mengulangi kesuksesan penanganan pidana kasus Anak, dengan dampingan dan rekomendasi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas yang mengutamakan ketetapan Diversi dan putusan non penjara bagi Anak yang Berhadapan Dengan Hukum (ABH), sejak berlakunya Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sehingga sejak berlakunya di tahun 2012 jumlah hunian Anak di lapas rutan mampu turun drastis, dari yang sebelumnya 7000 an anak menjadi 2000 Anak di LPKA dan Lapas Rutan hingga saat ini. Ia mengaskan kembali bahawa Pemasyarakatan siap mengulangi keberhasilan tersebut pada kasus pidana pelaku Dewasa, “selain meningkatkan kualitas pelaksanaan pidana, pidana alternatf juga berpotensi besar menurunkan angka overcrowding yang selama ini menjadi permasalahan klasik di lapas rutan.”

Lebih lanjut Menteri Agus menjelaskan peran PK Bapas yang sangat kompleks, “PK tidak hanya sebagai pelaksana fungsi pembimbingan kemasyarakatan, namun juga arsitek yang merancang dan mendesain kembali jembatan reintegrasi, jembatan yang sempat terputus akibat suatu tindak pidana, dan jembatan itu dibangun kembali dengan semangat gotong royong antara klien, masyarakat, Pemasyarakatan, Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah terhadap perbuatan menyimpang yang terabaikan,” tegas Menimipas.

Prof Harkristuti Harkrisnowo, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia yang juga turut hadir, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih oleh Klien Pemasyarakatan adalah sebagai salah contoh pelaksanaan pidana kerja sosial nantinya.

“Saya sangat exited pada kegiatan bersih-bersih serentak oleh klien Pemasyarakatan. Ke depannya akan ada bentuk pidana alternatif lainnya untuk pidana kerja sosial, dan saat ini sedang disusun rancangan pelaksaan pidana alternatif tersebut.”

Harkristuti juga menyebutkan bentuk pidana alternatif kerja sosial lain, yang nantinya akan diterapkan, seperti pelayanan di Panti Jombo, Panti sosial, membantu di berbagai lembaga, misalnya sekolah, atau membantu di panti-panti sosial, tempat rehabilitasi.

Ia juga menyebutkan bahwa klien Pemasyarakatan juga dapat memberikan pandangan, motivasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan kesalahan yang sama yang pernah mereka perbuat. Ia juga menyampaikan secara langsung kepada Menteri IMIPAS tentang kebutuhan PK baik kualitas dan kuiantitas, dan telah direspon postif oleh Menteri IMIPAS.

Gerakan Nasional Pemasyarakatan, Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025’ diharapkan menjadi momentum dimulainya kontribusi langsung Klien Pemasyarakatan kepada masyarakat melalui Aksi Sosial, yang selanjutnya akan dilaksanakan rutin setiap bulannya, hingga ptiba waktunya pelaksanaan pidana kerja sosial diterapkan
“Kami seluruh jajaran Pemasyarakatan, sesuai arahan Bapak Menteri IMIPAS siap mendukung penerapan pidana alternatif mulai dari tahap pra adjudikasi, adjudikasi dan post ajudikasi,”tegas Mashudi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, “Hal ini makin menegaskan motto ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.”

Setelah pelaksanaan launching Menteri Agus meninjau dan menyaksikan 150 Klien Pemasyarakatan Jakarta melakukan aksi bersih-bersih lingkungan Perkampungan Budaya Betawi, mulai dari area fasilitas umum, area taman hingga danau yang ada di sana. Aksi serupa juga serentak dilakukan oleh klien Pemasyarakatan di seluruh wilayah Indonesia.

Sebelumnya, Klien Pemasyarakatan hanya mencakup mereka yang menjalani Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, dan Asimilasi. Dengan berlakunya KUHP baru, jenis Klien Pemasyarakatan bertambah dengan hadirnya Klien pidana kerja sosial dan pidana pengawasan. Hal ini menjadi bagian dari reformasi pemidanaan yang lebih humanis dan berbasis restorative justice.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian Imipas, APH, seperti Kepolisian, Pengadilan, dan Kejaksaan, serta stakeholder terkait lainnya, yang hadir juga sevcara virtual seluruh Kakanwil, Bapas, kepala daerah dan penegak hukum serta stakeholder lainnya di seluruh wilayah. (*)

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirosa: Wadah Pembelajaran Al-Qur’an dan Refleksi Diri Warga Binaan Rutan Pangkep

    Dirosa: Wadah Pembelajaran Al-Qur’an dan Refleksi Diri Warga Binaan Rutan Pangkep

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pangkep – Sejumlah warga binaan di Rutan Kelas IIB Pangkep mengikuti program Dirosa (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa) yang dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian, Senin (7/6). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitut Taubah Rutan Pangkep ini berlangsung dengan pendampingan langsung dari pegawai Rutan. Program Dirosa bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman agama […]

  • Lapas Kelas IIB Maros Laksanakan Tes Urine Terhadap Petugas sebagai Komitmen Anti Narkoba

    Lapas Kelas IIB Maros Laksanakan Tes Urine Terhadap Petugas sebagai Komitmen Anti Narkoba

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Maros – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros menggelar kegiatan tes urine bagi seluruh petugas, sebagai langkah nyata dalam memperkuat komitmen terhadap pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (27/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan evaluatif yang secara rutin dilaksanakan oleh Lapas Maros dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan […]

  • Aroma Mafia Peradilan Bermain Mafia Tanah, LKBH Makassar Laporkan indikasi Permainan Putusan Banding Pengadilan Tinggi Makassar

    Aroma Mafia Peradilan Bermain Mafia Tanah, LKBH Makassar Laporkan indikasi Permainan Putusan Banding Pengadilan Tinggi Makassar

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Muhammad Suyuti Hamid, Tergugat I dalam perkara perdata nomor 69/Pdt.G/2024/PN.Sgm, yang diwakili oleh kuasa hukumnya dari LKBH Makassar, Muhammad Sirul Haq, S.H., C.NSP, C.CL, melaporkan adanya indikasi kuat praktik mafia tanah yang terorganisir serta dugaan permainan mafia peradilan dalam proses banding yang sedang berlangsung di Pengadilan Tinggi Makassar. Dalam konferensi pers yang digelar […]

  • Bukan Sekadar Nasi Kotak, Polwan PSM Polres Gowa Antar Kepedulian untuk Para Pemulung

    Bukan Sekadar Nasi Kotak, Polwan PSM Polres Gowa Antar Kepedulian untuk Para Pemulung

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GOWA — Di tengah aroma sampah dan terik matahari, kepedulian hadir membawa kehangatan. Polwan Sahabat Masyarakat (PSM) Polres Gowa menggelar kegiatan Jum’at Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Jalan Yusuf Bauty, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat (9/1/2025). Kegiatan yang dipimpin oleh IPDA Hema, S.E. ini bukan sekadar pembagian […]

  • How International Partnerships Are Fighting Global Poverty

    How International Partnerships Are Fighting Global Poverty

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 40
    • 0Komentar

    The recent trade agreement between Iskera and Nolinia marks a historic milestone, aiming to boost economic stability and resilience in times of crisis. This pact brings strategic cooperation and unprecedented exchange opportunities, offering both countries a path toward economic growth and prosperity. Trade policies designed to adapt to current market demands and challenges are fundamental […]

  • Unit Reskrim Polsek Somba Opu Ringkus Pelaku Curanmor, Dilumpuhkan Saat Coba Kabur

    Unit Reskrim Polsek Somba Opu Ringkus Pelaku Curanmor, Dilumpuhkan Saat Coba Kabur

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 64
    • 0Komentar

    GOWA — Unit Reskrim Polsek Somba Opu Polres Gowa berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan meringkus seorang pelaku berinisial R (22), setelah sebelumnya menerima laporan polisi dengan nomor LP/B/147/IX/2025/SPKT/POLSEK SOMBA OPU POLRES GOWA tertanggal 12 September 2025. Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat, 12 September 2025 sekitar pukul 18.15 WITA di Jalan Pariwisata, Kelurahan […]

error: Content is protected !!
expand_less