Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dua Pejabat Desa di Takalar Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Negara Rugi Rp451 Juta

Dua Pejabat Desa di Takalar Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Negara Rugi Rp451 Juta

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

TAKALAR — Kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Takalar semakin menemukan titik terang. Aparat kepolisian resmi menetapkan dua pejabat Desa Cakura sebagai tersangka dalam perkara yang merugikan keuangan negara/desa hingga ratusan juta rupiah.

Kedua tersangka masing-masing berinisial AI, selaku Pejabat (PJ) Kepala Desa Cakura, dan HJ, yang menjabat sebagai Kaur Keuangan sekaligus Bendahara Desa. Keduanya diduga menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan keuangan desa sehingga menimbulkan kerugian negara/desa sebesar Rp451.254.965.

Kasus ini menyita perhatian publik mengingat dana desa seharusnya digunakan untuk pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, bukan justru disalahgunakan oleh oknum aparat pemerintahan desa.

Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Takalar, Ipda Asrul Anwar, S.Sos., M.H., membenarkan penetapan status tersangka terhadap AI dan HJ. Ia menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Benar, kami telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saudara AI dan saudara HJ sebagai tersangka. Proses ini berawal dari laporan pengaduan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data, penyelidikan, penyidikan, hingga gelar perkara,” ujar Ipda Asrul Anwar.

Ia menjelaskan, setelah melalui seluruh rangkaian proses hukum tersebut, penyidik Tipidkor Polres Takalar secara resmi menaikkan status keduanya menjadi tersangka pada 30 dan 31 Desember 2025, berdasarkan alat bukti yang dinilai telah memenuhi unsur pidana.

Lebih lanjut, kedua tersangka disangkakan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 KUHP. Atas sangkaan tersebut, keduanya terancam hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun.

Terkait nilai kerugian keuangan negara, Ipda Asrul menyampaikan bahwa perhitungan tersebut didasarkan pada Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (LHA PKKN) yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Takalar untuk Tahun Anggaran 2024.

“Kerugian negara yang menjadi dasar penanganan perkara ini merupakan hasil audit resmi dari Inspektorat Daerah Kabupaten Takalar,” tegasnya.

Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus ini akan terus berlanjut hingga tuntas. Dalam waktu dekat, penyidik berencana melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Takalar guna memasuki tahapan proses hukum selanjutnya.

“Insya Allah, pekan ini berkas perkara akan segera kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Takalar untuk proses hukum lanjutan,” tutup Ipda Asrul Anwar.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan, Polres Gowa Gelar Apel Siaga Pengamanan Mako

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 260
    • 0Komentar

    GOWA — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan pengamanan markas komando, Satuan Tugas (Satgas) 1 Polres Gowa menggelar Apel Siaga Mako yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Gowa AKP Alhabsi, S.H. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Apel “Briptu Azhabur Rifky” Polres Gowa dengan melibatkan personel yang tergabung dalam Satgas 1, Kamis (14/5/2036). Apel siaga ini […]

  • Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025 Polda Sulsel, Pengungkapan Kasus Premanisme Terus Berlanjut

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025 Polda Sulsel, Pengungkapan Kasus Premanisme Terus Berlanjut sorotanrakyat.co.id/ — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) bersama seluruh Polres jajarannya terus menggencarkan patroli kewilayahan dalam rangka Operasi Pekat Lipu 2025. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Sulawesi Selatan. Kabid Humas Polda Sulsel, […]

  • Evaluating the Fragile Balance of Political Systems Worldwide

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Post Views: 135

  • Tim Subditbinsatpam Polda Sulsel Kunjungi Rutan Barru, Perkuat Sinergi Keamanan dan Cek Sarana Pengamanan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Barru – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barru menerima kunjungan koordinasi dan pengawasan dari Tim Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung di Aula Sipakalebbi Rutan Barru, Senin (18/5/2026). Hadir dalam kegiatan jajaran pengamanan Rutan Barru dan Polres Barru sebagai bentuk penguatan sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ketua Tim Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Sulsel, […]

  • Polres Gowa Launching Operasional SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari di Bajeng Barat

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 244
    • 0Komentar

    GOWA  —  Polres Gowa resmi melaunching operasional SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Gowa yang berlokasi di Desa Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Minggu (11/1/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gowa Ny. Dessy Aldy, sebagai bentuk komitmen Polri dan Bhayangkari […]

  • Tasyakuran HBP ke-62 Tahun 2026, Wujud Syukur dan Penguatan Komitmen Pemasyarakatan Tegaskan Pelayanan Prima

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan tasyakuran yang dipusatkan secara nasional di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” dan diikuti secara serentak oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia, termasuk jajaran […]

error: Content is protected !!
expand_less