Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kajati Sulsel Bersama Jajaran Hadiri FGD Penyusunan Pedoman Jaksa Agung tentang DPA dan Denda Damai

Kajati Sulsel Bersama Jajaran Hadiri FGD Penyusunan Pedoman Jaksa Agung tentang DPA dan Denda Damai

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel, Prihatin, beserta para Asisten dan jajaran Jaksa Fungsional, menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) secara daring dari Kantor Kejati Sulsel, Senin (9/3/2026).

FGD ini diselenggarakan dalam rangka Penyusunan Pedoman Jaksa Agung tentang Penyelesaian Perkara Pidana Berdasarkan Perjanjian Penundaan Penuntutan (Deferred Prosecution Agreement/DPA) dan Denda Damai.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Prof. Asep Nana Mulyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejaksaan saat ini sangat membutuhkan aturan turunan seiring dengan berlakunya KUHP dan KUHAP yang baru.

“Saat ini kami sedang menyusun ketentuan yang kita anggap merupakan hal baru bersama para akademisi dan praktisi. Proses penyusunan aturan turunan Pedoman Jaksa Agung ini sangat dinamis dan kami banyak menerima masukan serta saran, terutama yang berkaitan dengan DPA atau penundaan penuntutan,” ujar Prof. Asep.

Lebih lanjut, Jampidum mengungkapkan bahwa pasca-berlakunya KUHP dan KUHAP baru, Kejaksaan telah mengeluarkan 16 Surat Edaran (SE). Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang hadir dari Mahkamah Agung, Kementerian Hukum, Polri, Kementerian Kehutanan, hingga elemen masyarakat sipil atas masukan yang diberikan.

Sementara itu, Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, memberikan arahan mengenai tantangan penegakan hukum ke depan. Jaksa Agung menekankan pentingnya merumuskan aturan hukum yang profesional dengan tetap mengedepankan pemulihan kerugian negara.

“Meskipun penyelesaian penanganan perkara melalui denda damai dan DPA telah dilakukan di berbagai negara, penerapannya di Indonesia akan memiliki karakteristik yang berbeda.

Sebagai kewenangan Jaksa, DPA yang menyangkut tindak pidana oleh korporasi harus mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menghitung secara cermat kerugian keuangan negara dan perekonomian negara,” tegas Jaksa Agung.

ST Burhanuddin juga menyoroti bahwa secara umum, KUHAP yang baru tidak mengatur secara spesifik mengenai jenis tindak pidana apa saja yang bisa diselesaikan melalui mekanisme DPA.

“Ini bukanlah sebuah kekosongan hukum, melainkan bentuk kepercayaan penuh dari pembentuk undang-undang terhadap Kejaksaan selaku Penuntut Umum dalam menentukan perkara pidana mana yang layak diselesaikan lewat mekanisme DPA,” pungkasnya.

Kejati Sulsel berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan regulasi ini dan siap mengimplementasikan Pedoman Jaksa Agung secara profesional dan berintegritas di wilayah hukum Sulawesi Selatan.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Deteksi Dini, Lapas Watampone Gelar Razia Blok Hunian

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 279
    • 0Komentar

    WATAMPONE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melaksanakan penggeledahan blok hunian warga binaan sebagai bagian dari langkah penguatan deteksi dini dan pengawasan keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Jumat (8/5). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Rapat Analisis dan Evaluasi tanggal 5 Mei 2026 terkait penanggulangan gangguan keamanan […]

  • Economic Policies and Their Global Implications in Politics

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Post Views: 153

  • Wujudkan Implementasi 15 Program Kemenimipas, Kakanwil Laksanakan Penguatan Tusi di Lapas Watampone

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Watampone – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, melaksanakan kegiatan penguatan tugas dan fungsi kepada jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone bertempat di Aula Lapas Watampone, Rabu (18/02). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat struktural Kantor Wilayah, Kepala Lapas Watampone, Kepala Bapas Watampone, serta seluruh […]

  • Penguatan Sinergi Pemasyarakatan dan Pemerintah Daerah, Kalapas Narkotika Sungguminasa Dampingi Kakanwil Kunjungi Bupati Gowa

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Gowa, — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, menghadiri kegiatan koordinasi bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy F. Sianturi.13 Juni 2025 Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Gowa ini juga dihadiri oleh beberapa Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dari wilayah […]

  • Aktivis Luwu Raya Bantah Tudingan Pembiaran di Rutan Masamba

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 336
    • 0Komentar

    LUWU RAYA — Aktivis Luwu Raya, Reski Halim Demisioner Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Universitas Andi Djemma, secara tegas membantah tudingan adanya pembiaran penggunaan HP dan narkoba di Rutan Masamba. Menurut Reski, sejauh ini Rutan Masamba secara aktif melakukan razia ke dalam blok hunian dan dari hasil razia tersebut pihak rutan segera melakukan […]

  • Mayjen Bangun Nawoko Ditunjuk Gantikan Mayjen Windiyatno Pimpin Kodam XIV/Hasanuddin

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Makassar — Tongkat komando Panglima Kodam XIV/Hasanuddin akan segera berpindah tangan. Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 tertanggal 30 September 2025 yang diteken Jenderal Agus Subiyanto, jabatan tersebut dipercayakan kepada Mayjen TNI Bangun Nawoko. Perwira tinggi baret infanteri itu ditunjuk untuk menggantikan Mayjen TNI Windiyatno, yang masih menjabat Pangdam XIV/Hasanuddin hingga pelaksanaan serah terima […]

error: Content is protected !!
expand_less