Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ombudsman dan ACC Desak Investigasi Dugaan Kekerasan di ‘Sel Merah’ Lapas Bulukumba

Ombudsman dan ACC Desak Investigasi Dugaan Kekerasan di ‘Sel Merah’ Lapas Bulukumba

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Bulukumba — Dugaan kekerasan terhadap sejumlah narapidana di “sel merah” Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba menuai sorotan tajam. Aksi pembakaran pakaian dan kasur milik warga binaan, serta tekanan mental selama masa isolasi, memicu desakan investigasi independen dari berbagai pihak.

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Ismu Iskandar, menilai kasus ini tak boleh dibiarkan tanpa penelusuran mendalam. Ia menekankan pentingnya klarifikasi terbuka agar pelayanan di lingkungan pemasyarakatan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kemanusiaan.

“Ini harus diklarifikasi secara objektif. Kalau memang ada kekerasan atau perlakuan tidak manusiawi, itu sudah termasuk maladministrasi,” ujar Ismu, Sabtu (26/7/2025).

Ismu juga mendorong penguatan sistem pengaduan internal di dalam lapas agar warga binaan bisa menyampaikan keluhan tanpa rasa takut.

Desakan lebih keras disampaikan Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi. Direktur ACC, Kadir Wokanubun, menyebut insiden pembakaran barang pribadi dan tekanan mental sebagai bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan.

“Kalau dibakar begitu saja tanpa dasar hukum, itu bukan cuma pelanggaran prosedur, tapi bentuk kekerasan,” kata Kadir kepada media Kedai-Berita.com Selasa (22/7/2025).

Menurutnya, lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan semata-mata tempat menghukum. ACC pun meminta Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk segera turun tangan membentuk tim investigasi yang melibatkan pihak eksternal seperti Komnas HAM.

Kesaksian dari seorang narapidana berinisial A ikut memperkuat dugaan tersebut. Ia mengaku melihat langsung petugas membakar pakaian dan kasur milik rekannya saat dimasukkan ke sel isolasi.

“Saya lihat sendiri bajunya dibakar, kasurnya juga. Mereka akhirnya pinjam baju dari tahanan lain,” kata A, Senin (21/7/2025).

Selain napi berinisial T, A juga menyebut ada empat narapidana lain—V, I, H, dan G—yang turut mengalami tekanan selama diisolasi. Salah satunya bahkan dikabarkan sempat kehilangan kendali hingga nyaris menyerang petugas sebelum akhirnya dipindahkan ke Lapas Bone.

Menanggapi hal ini, Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Akbar, membenarkan adanya pembakaran barang napi. Namun ia menegaskan hal itu dilakukan karena ada indikasi penyalahgunaan, bukan sebagai bentuk hukuman.

“Itu bukan hukuman. Kami temukan indikasi penyalahgunaan barang, jadi kami musnahkan,” jelas Akbar.

Ia juga memastikan bahwa pakaian yang dibakar langsung diganti. Selain itu, pihak lapas tengah melakukan penataan blok hunian, termasuk menertibkan lemari rakitan milik warga binaan yang dianggap tak sesuai standar keamanan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan, Rudy F. Sianturi, memberikan penjelasan berbeda. Menurutnya, pembakaran dilakukan terhadap barang-barang kotor dan tak layak pakai dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan lapas.

“Itu pakaian lama yang kotor, dibakar supaya tidak jadi sumber penyakit. Kami juga siapkan baju baru untuk warga binaan,” kata Rudy, Kamis (24/7/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan sel pengasingan merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang berlaku nasional dan diperuntukkan bagi napi pelanggar aturan internal.

Namun demikian, ACC menilai klarifikasi tersebut belum cukup. Kadir menegaskan bahwa perlakuan terhadap narapidana harus tetap berlandaskan asas kemanusiaan.

“Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal bagaimana memperlakukan orang dengan layak, meskipun mereka sedang menjalani hukuman,” tegas Kadir.

Kasus ini terus menjadi sorotan. Sejumlah pihak berharap ada kejelasan dari penyelidikan yang tidak berpihak, demi menjamin keadilan dan hak-hak dasar setiap warga binaan tetap dijunjung tinggi. (Eka*Randy)

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Maros Ikuti Jalan Santai dan Bazar Produk Warga Binaan dalam rangka HBP ke-62

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PALOPO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Santai dan Bazar Produk Karya Warga Binaan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 tingkat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjenpas Sulsel). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Opu Daeng Risadju, Kota Palopo, dengan diikuti oleh jajaran Unit Pelaksana […]

  • Polres Takalar Perkuat Sinergi Lewat Kerja Bakti Massal di Pasar Sentral

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 79
    • 0Komentar

    TAKALAR — Pasar Sentral Kabupaten Takalar tampak berbeda pada Jumat pagi, 6 Februari 2026. Sejak pukul 08.00 Wita, aktivitas jual beli bergeser oleh derap langkah ratusan personel TNI-Polri, aparatur sipil negara, dan perwakilan organisasi perangkat daerah yang larut dalam kerja bakti massal. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten […]

  • Cegah Penyebaran TBC, Rutan Pangkep Lakukan Skrining Kepada Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Pangkep – Rutan Kelas IIB Pangkajene melaksanakan kegiatan Skrining Tuberkulosis melalui Rontgen Dada atau Active Case Finding TB Chest X-Ray (ACF TBC CXR) bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (24/9). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan RI. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Perawatan […]

  • Skalen’s Bold New Urban Green Spaces Bring Nature Back to the City

    • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 76
    • 0Komentar

    The recent trade agreement between Iskera and Nolinia marks a historic milestone, aiming to boost economic stability and resilience in times of crisis. This pact brings strategic cooperation and unprecedented exchange opportunities, offering both countries a path toward economic growth and prosperity. Trade policies designed to adapt to current market demands and challenges are fundamental […]

  • Gotong Royong Bersihkan Irigasi, Bhabinkamtibmas Sabintang Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Warga

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 46
    • 0Komentar

    TAKALAR — Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Sabintang menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong kepedulian lingkungan sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah. Pada Sabtu, 18 April 2026, sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WITA, kegiatan kerja bakti digelar di sepanjang saluran irigasi persawahan di Lingkungan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sabintang, AIPDA Azhar Hasran, […]

  • Ibadah Khusus Warga Binaan Lapas Sungguminasa Jelang Natal Berlangsung Khikmad

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 120
    • 0Komentar

    GOWA — Menjelang perayaan Hari Natal, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa menggelar kegiatan ibadah khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen di Gereja Lapas. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dipandu langsung oleh pelayan firman dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jemaat Makassar, Pendeta Telly Aldi Wangkay, Kamis (11/12). Sejak pagi, para WBP tampak antusias […]

error: Content is protected !!
expand_less