Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KEPONAKAN CURI SAPI MILIK PAMAN DI ENREKANG, KEJATI SULSEL SELESAIKAN LEWAT KEADILAN RESTORATIF

KEPONAKAN CURI SAPI MILIK PAMAN DI ENREKANG, KEJATI SULSEL SELESAIKAN LEWAT KEADILAN RESTORATIF

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

KEJATI SULSEL, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) melanjutkan komitmennya dalam menerapkan prinsip Keadilan Restoratif (Restorative Justice – RJ) dengan menyetujui penghentian penuntutan untuk perkara yang diajukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang.

Usulan penghentian penuntutan ini disetujui setelah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memimpin ekspose didampingi Wakajati Sulsel Prihatin, Aspidum Teguh Suhendro, Koordinator Koko Erwinto Danarko, jajaran pidum dan Kajari Enrekang Andi Fajar Anugrah Setiawan di Kejati Sulsel, Senin (10/11/2025).

Ekspose perkara RJ ini turut diikuti jajaran Kejari Enrekang secara virtual, guna memaparkan kondisi dan alasan mendasar permohonan RJ.

Kejari Enrekang mengajukan usulan RJ untuk perkara tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan yang melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke-1 KUHPidana. Perkara ini melibatkan: Tersangka, MI alias KIBAL (25 tahun, Pelajar/Wiraswasta), yang merupakan keponakan dari Korban. Korban, T alias PAPA RAHIM (61 tahun, Tukang Batu), yang merupakan paman dari Tersangka.

Peristiwa pencurian hewan ternak ini terjadi pada Kamis, 11 September 2025, sekitar pukul 00.30 Wita. Tersangka MI (keponakan Korban), yang dipercayakan untuk membantu memberi makan sapi milik pamannya, terlintas niat untuk mencuri sapi tersebut guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tersangka kemudian melepaskan ikatan sapi milik Korban T yang berada di kebun, menariknya, dan memindahkannya ke tempat persembunyian sementara dengan rencana akan dijual seharga Rp12.000.000. Namun, ketika Tersangka kembali mengecek, sapi tersebut tidak lagi berada di tempatnya.

Perbuatannya terungkap setelah Tersangka dipanggil ke Kantor Desa untuk klarifikasi dan akhirnya mengakui perbuatannya, setelah seorang saksi sempat melihat Tersangka menarik dan mengikat sapi tersebut.

Penghentian penuntutan melalui Keadilan Restoratif disetujui setelah dipastikan terpenuhinya syarat-syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020, termasuk:

Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana.

Telah terjadi perdamaian antara Tersangka (keponakan) dan Korban (paman) yang diinisiasi oleh keluarga Korban, tanpa adanya kerugian material yang belum dipulihkan.

Ancaman pidana tidak lebih dari lima tahun.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menyetujui permohonan RJ ini, dengan pertimbangan bahwa penyelesaian melalui perdamaian akan memulihkan kembali hubungan kekeluargaan yang sempat terpecah.

“Dengan adanya perdamaian diharapkan bisa memulihkan keadaan jadi seperti semula. Telah memenuhi ketentuan Perja 15, atas nama pimpinan, kami menyetujui permohonan RJ yang diajukan,” kata Dr. Didik.

Kajati Sulsel berpesan kepada jajaran Kejari Enrekang untuk segera menyelesaikan seluruh administrasi perkara dan membebaskan tersangka. Penegasan terhadap integritas proses RJ kembali disampaikan oleh Kajati.

“Saya berharap penyelesaian perkara zero transaksional untuk menjaga kepercayaan pimpinan dan publik,” tegas Dr. Didik Farkhan.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutan Makassar Salurkan Bansos, Hadirkan Kepedulian untuk Sesama

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menyalurkan bantuan sosial (bansos) ke panti asuhan pada Kamis (22/10) Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen pemasyarakatan untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan oleh jajaran Rutan Kelas I Makassar sebagai bentuk perhatian terhadap anak-anak di panti asuhan. Bantuan yang diberikan […]

  • Peserta Magang Asah Kemampuan Baca Al-Qur’an Warga Binaan Rutan Pangkep

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PANGKEP — Pembinaan kepribadian di Rutan Kelas IIB Pangkep kembali diperkuat melalui kegiatan pendampingan baca Al-Qur’an yang difokuskan pada peningkatan kemampuan tajwid, Kamis (4/12). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitut Taubah Rutan Pangkep ini dilaksanakan bersama peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang tengah menjalankan program praktik lapangan. Dalam sesi pembinaan tersebut, peserta magang memberikan […]

  • Cegah Penyebaran TBC, Rutan Pangkep Skrining Warga Binaan Melalui Rontgen

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pangkep – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep melaksanakan skrining Tuberkulosis (TBC) melalui pemeriksaan rontgen dada menggunakan Portable X-ray bagi warga binaan dan petugas, Rabu (16/9). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dengan Kementerian Kesehatan RI dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran TBC di lingkungan Pemasyarakatan. Pelaksanaan skrining melibatkan […]

  • Tim Ditjenpas Kunjungi Lapas Maros, Dorong Penguatan Pembinaan dan Profesionalisme Petugas

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Maros — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros mendapat kunjungan dari perwakilan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta meningkatkan kualitas pembinaan terhadap warga binaan, Rabu (20/08). Kegiatan berlangsung di Ruangan Kepala Lapas Kelas IIB Maros dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural. Dalam arahannya, perwakilan Ditjenpas menekankan pentingnya transformasi […]

  • Perkuat Tata Kelola, Koperasi Pegawai Lapas Watampone Ikuti Penilaian Kesehatan Koperasi

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 116
    • 0Komentar

    WATAMPONE — Komitmen mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggota terus diperkuat oleh Koperasi Pegawai Lapas Kelas IIA Watampone. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan pengurus koperasi dalam kegiatan Pengawasan dan Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bone, Senin (13/7). […]

  • Kanwil Ditjenpas Sulsel Apresiasi Kolaborasi Bapas Makassar dan Densus 88 Antiteror Polri dalam Pencegahan Radikalisme

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan mengapresiasi penguatan sinergi antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar dengan Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sulawesi Selatan Densus 88 Antiteror Polri melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pembimbingan kemasyarakatan dan pencegahan radikalisme. Kegiatan berlangsung di Masjid Al Hidayah Bapas Makassar, Kamis (20/8/2026), selepas pengajian […]

error: Content is protected !!
expand_less