Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Binaan Lapas Narkotika Sungguminasa Antusias Ikuti Pembinaan Tata Cara Shalat Jenazah

Warga Binaan Lapas Narkotika Sungguminasa Antusias Ikuti Pembinaan Tata Cara Shalat Jenazah

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

GOWA — Dalam upaya meningkatkan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggelar kegiatan pembelajaran tata cara shalat jenazah yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, area dalam lapas. Kegiatan ini menghadirkan Arifai, yang merupakan pembina kerohanian sekaligus pegawai Lapas Narkotika Sungguminasa, sebagai pemateri, Kamis (16/4).

Dalam kegiatan tersebut, para warga binaan pemasyarakatan (WBP) diberikan pemahaman komprehensif mengenai tata cara pelaksanaan shalat jenazah, mulai dari niat, bacaan doa, hingga gerakan yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Materi disampaikan secara langsung dan disertai praktik, sehingga peserta dapat memahami dan mempraktikkan setiap tahapan dengan baik.

Antusiasme WBP terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap sesi dengan khidmat, aktif bertanya, dan terlibat dalam praktik yang dipandu langsung oleh Arifai.

Dalam keterangannya, Arifai menyampaikan bahwa perannya sebagai pemateri sekaligus pegawai lapas menjadi bentuk pengabdian dalam membina warga binaan, khususnya dalam aspek keagamaan.

“Sebagai pembina kerohanian sekaligus bagian dari Lapas Narkotika Sungguminasa, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk membekali WBP dengan ilmu agama yang bermanfaat. Shalat jenazah adalah kewajiban fardhu kifayah yang penting untuk dipahami, sehingga kelak mereka dapat berperan di tengah masyarakat serta meningkatkan keimanan selama menjalani masa pembinaan,” ujar Arifai.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini sangat positif dan kami dukung penuh. Kami berharap para WBP dapat memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana untuk menambah ilmu, memperbaiki diri, dan memperkuat nilai-nilai spiritual. Pembinaan seperti ini menjadi bekal penting agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif,” ungkap Gunawan.

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan ini, Lapas Narkotika Sungguminasa terus berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga memperkuat pondasi mental dan spiritual warga binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awak Media Pangkep Sambangi Rutan Pangkep, Saksikan Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Pangkep – Sebagai bagian dari upaya keterbukaan informasi dan transparansi publik, Rutan Kelas IIB Pangkep menerima kunjungan sejumlah awak media pada Jumat pagi (4/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan proses pembinaan dan pemberian layanan yang diberikan kepada warga binaan. Kunjungan dimulai sejak pagi hari, bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan rutin bertajuk “Jumat Pagi Ceria”. Para […]

  • Cegah Pengendalian Dan Peredaran Narkoba, Lapas IIA Parepare Kembali Gelar Razia Dan Penggeledahan Blok Hunian Warga Binaan.

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PAREPARE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare kembali menggelar razia dan penggeledahan pada blok kamar hunian warga binaan, Jumat (14/02). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Bahri, S.Sos, MH. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan RI, terkait 13 Program Akselerasi dalam pemberantasan peredaran handphone, […]

  • RUTAN MAKASSAR KEMBALI PANEN SELADA DAN PAKCOY, BUKTI NYATA LAKUKAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN SECARA BERKELANJUTAN

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Makassar – rumah tahanan negara (rutan) menggelar kegiatan panen selada hasil program pembinaan kemandirian warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program akselerasi pemberdayaan warga binaan, salah satu dari 13 program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.21 Juli 2025 Panen ini menjadi bukti nyata komitmen Rutan Kelas I Makassar dalam mendukung ketahanan […]

  • Pemenuhan Hak Kependudukan: Rutan Pangkep Fasilitasi Perekaman KTP Elektronik Bagi Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PANGKEP — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangkep melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus perekaman identitas kependudukan bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Pangkep. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ngusman Rutan Pangkep, Kamis (19/12). Kegiatan tersebut difokuskan pada pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi warga binaan yang belum memiliki dokumen identitas kependudukan. Proses […]

  • LAPAS PALOPO GELAR IKRAR ZERO HALINAR DAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI HASIL SITAAN

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PALOPO — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo melaksanakan kegiatan Ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang dirangkaikan dengan apel pagi serta pemusnahan barang bukti hasil sitaan, pada Senin (20/4) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di lingkungan Lapas Palopo. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Palopo, Jose Quelo, dan diikuti oleh seluruh jajaran […]

  • Dipicu Cekcok Asmara, Kejati Sulsel Setujui Restorative Justice Kasus Penganiayaan yang Melibatkan 3 Perempuan di Luwu Timur

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KEJATI SULSEL, MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali melanjutkan komitmennya dalam menerapkan prinsip Keadilan Restoratif (Restorative Justice – RJ) dengan menyetujui penghentian penuntutan untuk perkara pidana yang diajukan oleh Kejaksaan Negeri Luwu Timur. Perkara ini merupakan kasus penganiayaan akibat pertikaian asmara yang berujung pada saling lapor antarpihak yang terlibat. Usulan penghentian penuntutan […]

error: Content is protected !!
expand_less