Membangun Harapan dari Balik Tembok, Rutan Masamba Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar

MASAMBA – Pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada penegakan disiplin dan pembentukan keterampilan, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih mendasar, yakni pembangunan karakter melalui penguatan nilai-nilai spiritual. Berangkat dari semangat tersebut, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dilaksanakan secara serentak di tiga titik berbeda di lingkungan Rutan Masamba, yaitu Masjid Al-Hijrah, Blok Hunian Wanita, dan Gereja Oikumene. Pembinaan diikuti oleh warga binaan Muslim, Muslimah, dan Kristen, dengan pendampingan petugas pengamanan serta staf pelayanan tahanan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
Kolaborasi yang telah terjalin secara berkelanjutan antara Rutan Masamba dan Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara merupakan bagian dari komitmen dalam memenuhi hak warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya, sekaligus memperkuat pembinaan mental serta spiritual selama menjalani masa pidana.
Di Masjid Al-Hijrah, Tim Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara menyampaikan materi bertema “Merenungi Kekuasaan Allah yang Meliputi Segala Sesuatu sehingga Membuat Kita Tersadar untuk Bersandar dan Berharap Hanya kepada-Nya.” Melalui materi tersebut, warga binaan diajak untuk mentadaburi kebesaran Allah SWT, memperkuat ikhtiar, menumbuhkan sikap tawakal, serta menjadikan setiap pengalaman hidup sebagai sarana untuk memperbaiki diri.
Sementara itu, pembinaan bagi warga binaan perempuan Muslim dilaksanakan dalam bentuk pengajian rutin dan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan difokuskan pada penyempurnaan bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, pendalaman makna ayat-ayat suci, serta pembentukan akhlak yang baik sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih positif.
Di Gereja Oikumene, Tim Penyuluh Agama Kristen membawakan materi bertema “Iman yang Mengalahkan Dunia.” Melalui pembinaan tersebut, warga binaan diajak untuk memperkuat iman, menghadapi pergumulan hidup dengan penuh pengharapan, serta membangun keteguhan hati dalam menjalani proses pembinaan.
Pelaksanaan pembinaan di tiga lokasi berlangsung secara bersamaan dengan suasana yang khusyuk dan penuh antusiasme. Para warga binaan mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh, berdialog bersama para penyuluh agama, serta menunjukkan semangat untuk terus memperdalam nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan diri.
Bagi Rutan Kelas IIB Masamba, pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting dalam sistem pemasyarakatan. Selain memenuhi hak beribadah warga binaan, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih baik, memperkuat ketahanan mental, serta menumbuhkan optimisme untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna setelah kembali ke tengah masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Melalui sinergi yang terus terjalin dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara, Rutan Masamba berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan spiritual sebagai bekal bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar