Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Polda Sulsel Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi dan Bahan Peledak Ikan dari Malaysia hingga Jawa Timur

Polda Sulsel Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi dan Bahan Peledak Ikan dari Malaysia hingga Jawa Timur

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 197
  • comment 0 komentar

MAKASSAR — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kasus besar terkait perdagangan satwa dilindungi berupa potongan daging penyu serta jaringan peredaran bahan peledak untuk bom ikan yang melibatkan pelaku lintas daerah dan lintas negara.

Pengungkapan ini berawal pada Rabu, 12 November, di wilayah Kabupaten Takalar, ketika petugas menangkap tersangka bersama 11 karung berisi potongan yang diduga berasal dari sekitar 150 ekor penyu. Barang bukti tersebut memiliki berat total sekitar 571 kilogram.

Modus Operandi: Penyu Ditangkap dan Dipotong di Atas Kapal

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui melakukan penangkapan penyu menggunakan jaring khusus di wilayah Kepulauan Selayar. Setelah ditangkap, penyu langsung dipotong di atas kapal untuk diambil bagian-bagian tertentu seperti:

Daging

Kulit dorsal (punggung)

Kulit bagian abdomen

Pinggir ventral kiri dan kanan

Bagian tubuh penyu tersebut kemudian diawetkan, dimasukkan ke dalam karung, disimpan di gudang, dan selanjutnya dijual.

Hasil identifikasi morfologi menyimpulkan bahwa potongan tersebut berasal dari penyu hijau (Chelonia mydas), salah satu satwa dilindungi yang dilarang keras untuk diperdagangkan.

Jerat Hukum

Tersangka dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf B jo. Pasal 40 UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukuman:

Pidana penjara hingga 5 tahun

Denda maksimal Rp100 juta

Ungkap Jaringan Peredaran Bahan Peledak Ikan dari Malaysia

Selain kasus satwa dilindungi, Ditpolairud Polda Sulsel juga membeberkan jaringan peredaran detonator dan bahan baku bom ikan (handak) yang sudah beroperasi cukup lama di wilayah Sulawesi Selatan.

Asal Bahan Baku dari Malaysia

Petugas menemukan bahwa bahan baku peledak yang digunakan nelayan, seperti:

Bahan batu (igniter)

Detonator

Amonium nitrat / pupuk matahari masuk ke Indonesia dari Malaysia melalui jalur perbatasan Nunukan, kemudian diselundupkan ke Sulawesi Selatan.

Polda Sulsel menyebut jaringan ini sudah lama beroperasi dan merupakan jaringan lintas negara yang cukup rapi.

Peran Daerah Lain: Pasuruan (Jawa Timur)

Polisi juga menemukan adanya produksi detonator rakitan yang dilakukan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Barang tersebut dikirim ke Sulawesi Selatan melalui:

Kapal Feri Pelni, atau

Kapal Roro, dibawa oleh perorangan.

Saat ini, polisi sedang memburu pelaku berinisial Baim, warga Pasuruan, yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait LP No. 21/IX/2025 SPKT Ditpolair Polda Sulsel tanggal 23 September 2025.

Sebaran Wilayah Perdagangan Handak Bom Ikan di Sulsel

Peredaran bahan peledak ikan teridentifikasi di beberapa wilayah:

Kepulauan Pangkep

Almas

Kota Makassar

Pulau Kodingareng

Pulau Barrang Lompo

Pulau Lumu-Lumu

Kepulauan Selayar

Pulau Tarumpah

Pulau Pacitan

Pulau Radili

Kabupaten Sinjai

Pulau Jawa-Jawa

Rekap Kasus Januari–November 2025

Ditpolairud Polda Sulsel menangani:

14 Laporan Polisi (LP) terkait destruktif fishing

1 LP terkait satwa dilindungi (penyu)

 

Polda Sulsel Perkuat Pengawasan Laut dan Pelabuhan

Direktur Polairud menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, baik di pintu masuk perairan maupun pelabuhan yang memiliki jalur koneksi ke wilayah perbatasan seperti Nunukan dan Kaltara.

Jajaran Polairud juga membentuk pos-pos pangkalan (mouse) di setiap kabupaten/kota guna memantau aktivitas di wilayah rawan.

Koordinasi terus dilakukan dengan:

Instansi terkait

Aparat wilayah perbatasan

Polres Nunukan

Stakeholder lainnya

Tujuannya untuk mencegah maraknya aktivitas ilegal seperti penyelundupan satwa, bahan peledak, dan kegiatan perikanan destruktif.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEMARAK HBP KE-62, RUTAN MAKASSAR RESMI BUKA PEKAN OLAHRAGA PEGAWAI DAN WARGA BINAAN

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Dalam rangka memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar secara resmi membuka Pekan Olahraga yang melibatkan pegawai dan warga binaan. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan janji wasit dan janji atlet sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi […]

  • HBP Ke-62, Lapas Watampone Teguhkan Komitmen Kerja Nyata dan Pelayanan Prima

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 44
    • 0Komentar

    WATAMPONE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menggelar tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dengan mengusung tema Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima di Aula Lapas Watampone sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, Senin (27/4). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Watampone, Rahnianto, jajaran pejabat struktural, seluruh petugas, Dharma Wanita Persatuan, serta […]

  • 60 Warga Binaan Perempuan Rutan Makassar Dipindahkan ke Lapas Sungguminasa

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar kembali mengambil langkah strategis dalam mengatasi permasalahan overkapasitas hunian dengan melaksanakan pemindahan warga binaan. Sebanyak 60 orang warga binaan perempuan dipindahkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Langkah pemindahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Rutan Kelas I Makassar dalam menciptakan kondisi hunian yang lebih aman, […]

  • Wakapolda Sulsel Buka Audit Kinerja Itwasda Tahap I 2026, Perkuat Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Wakapolda Sulsel) Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., secara resmi membuka kegiatan Pembukaan Taklimat Awal Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulsel Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (09/04/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol. […]

  • SEMARAK HBP KE-62, RUTAN MAKASSAR GELAR PENYULUHAN & PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Makassar – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rutan Kelas I Makassar menghadirkan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian serta kontribusi nyata Rutan Makassar dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. […]

  • Diduga Tidur, Polres Gowa Lamban Tangani Laporan Polisi Kwitansi Palsu Mantasia Daeng Taco

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 90
    • 0Komentar

    GOWA — November 2025, Penanganan kasus dugaan pemalsuan kwitansi jual beli tanah yang dilaporkan oleh Mantasia Daeng Taco sejak 8 Desember 2021 di Polres Gowa dinilai lamban dan tidak transparan. Hingga kini, hampir empat tahun berlalu, perkara tersebut tak kunjung menemukan titik terang dan bahkan diduga “tidur di meja penyidik.” Laporan polisi dengan nomor LP/B/1355/XII/Res.1.9/2021/SPKT/Polres […]

error: Content is protected !!
expand_less