MENGUATKAN NILAI KEMANUSIAAN, RUTAN MAKASSAR GELAR PELATIHAN PENYELENGGARAAN JENAZAH
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

Makassar – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menggelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Masjid Rutan Makassar yang diikuti oleh petugas dan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam. Kegiatan ini menghadirkan **Ustadz Mursyidul Haq Hasta, Lc.** sebagai narasumber yang menyampaikan materi sekaligus praktik tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai tuntunan syariat. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Rutan Makassar dalam membangun karakter, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam penyampaian materinya, **Ustadz Mursyidul Haq Hasta, Lc.** menekankan bahwa penyelenggaraan jenazah merupakan fardu kifayah yang perlu dipahami setiap muslim. *”Mengurus jenazah bukan sekadar tata cara, tetapi bentuk penghormatan terakhir kepada sesama muslim. Karena itu, ilmu ini penting dipelajari agar dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat,”* jelasnya.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, **Rustanto**, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga membekali warga binaan dengan ilmu yang bermanfaat dan dapat diterapkan di tengah masyarakat. *”Penyelenggaraan jenazah merupakan ilmu yang sangat penting bagi setiap muslim. Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi petugas maupun warga binaan, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian, tanggung jawab, dan semangat untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik,”* ujarnya.
Salah seorang warga binaan mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut. *”Selama ini saya belum pernah belajar tata cara penyelenggaraan jenazah secara benar. Melalui pelatihan ini saya mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat dan semoga bisa saya amalkan ketika kembali ke masyarakat nanti,”* ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap komitmen Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, **Mulyadi**, dalam mendorong pembinaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan sebagai bekal warga binaan untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar