Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Krisis Air Bersih, Warga Kerung-kerung Didampingi GEMPAK HAM Geruduk PDAM Makassar, Ini Respon Perusahaan

Krisis Air Bersih, Warga Kerung-kerung Didampingi GEMPAK HAM Geruduk PDAM Makassar, Ini Respon Perusahaan

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

MAKASSAR – Puluhan warga Jalan Kerung-kerung menggelar aksi protes dengan mendatangi langsung Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar pada Jumat (22/5/2026) lalu.

Kedatangan warga yang didampingi oleh Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Mahasiswa Pemuda Keadilan Pemantau Hak Asasi Manusia (GEMPAK HAM) ini dipicu oleh krisis air bersih yang terus mencekik wilayah mereka.

Warga datang membawa jeritan yang sama: sulitnya mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sementara kewajiban membayar tagihan bulanan tetap berjalan.

Perwakilan warga, Hisbullah, sempat mengabadikan keresahan masyarakat melalui rekaman video ponsel saat aksi berlangsung.

Dalam rekaman tersebut, seorang warga meluapkan kekesalannya terkait buruknya pelayanan.

“Kalau mau bayar jalan lagi (airnya), kalau sudah bayar mati lagi,” ujar salah satu warga dalam rekaman video tersebut, menggambarkan ironi pelayanan yang mereka terima.

Kondisi memprihatinkan ini dikonfirmasi kembali pada Senin siang (25/5/2026) pukul 13.00 WITA.

Saat dihubungi oleh wartawan, Hisbullah menegaskan bahwa krisis air bersih di Jalan Kerung-kerung dan sekitarnya adalah fakta pahit yang masih dihadapi warga hingga hari ini.

Emil Salim, S.E., S.H., selaku Ketua GEMPAK HAM yang memimpin pendampingan warga, menegaskan bahwa masyarakat kecil memiliki hak yang sama dalam mengakses fasilitas dasar.

Warga berharap manajemen PDAM Kota Makassar segera mengambil tindakan nyata tanpa pandang bulu.

“Warga berharap pihak PDAM Kota Makassar tolong jangan beda-bedakan kami.

Rakyat kecil manusia juga,” tegas Emil Salim menyampaikan pesan mendalam dari para warga yang terdampak.

Tanggapan dan Solusi PDAM Kota Makassar
Aksi unjuk rasa ini langsung mendapat respons positif dari manajemen PDAM Kota Makassar.

Guna menyelesaikan masalah tersebut, pihak PDAM bergerak cepat dengan merencanakan pertemuan tatap muka bersama warga pada tanggal 25 atau 26 Mei 2026.

Pihak PDAM menyatakan komitmennya untuk bertemu langsung dan berkolaborasi dengan warga dalam mencari solusi terbaik.

Langkah kolaboratif ini diambil agar pasokan air bersih di wilayah Jalan Kerung-kerung dapat segera mengalir normal kembali seperti yang diharapkan masyarakat.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pam, pemberangkatan jemaah Haji, ini yang dilakukan Kapolsek Somba Opu.

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Gowa — Kapolsek Somba Opu Kompol Hambali, S.H. selaku Padal Ring 1 bersama personel gabungan Polres Gowa dan Polsek Somba Opu melaksanakan pengamanan kegiatan pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Gowa Tahun 2026 bertempat di Masjid Agung Syech Yusuf yang tergabung dalam Kloter 5, dengan jumlah jemaah 387, mengendarai 12 Bus Pariwisata, Kamis ( 23 / 06 […]

  • Itjen Kemenimipas Optimalkan Sinergi Pengawasan Melalui Model Tiga Lini

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Kemenimipas) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan di Ballroom Grand Mercure Kemayoran, Rabu (12/11/2025), dengan fokus utama mengoptimalkan sinergi antarunit kerja melalui penerapan Model Tiga Lini (Three Lines Model) sebagai kerangka baru tata kelola pengawasan intern. Inspektur Jenderal Kemenimipas, Yan Sultra I, menyampaikan bahwa penerapan Model Tiga Lini merupakan langkah […]

  • WARGA BINAAN RUTAN MAKASSAR TANAM JAHE DAN PANEN SELADA, WUJUDKAN KEMANDIRIAN DAN KETAHANAN PANGAN

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Makassar – Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan ketahanan pangan. Warga binaan terlibat aktif dalam budidaya jahe, mulai dari pengolahan media tanam, penanaman, hingga perawatan dengan pendampingan petugas. Selain itu, warga binaan juga berhasil melaksanakan panen selada sebagai hasil dari pembinaan pertanian yang berkelanjutan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa […]

  • Patroli Dialogis Perintis Presisi, Sat Samapta Polres Takalar Imbau Keselamatan dan Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 149
    • 0Komentar

    TAKALAR — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Personel Piket Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Takalar Regu I melaksanakan kegiatan patroli dialogis pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WITA. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danru Brigpol Muhammad Isra bersama sejumlah personel. Patroli dialogis menyasar sejumlah titik di […]

  • Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Sulsel, Tegaskan Dukungan terhadap Keputusan Kapolri

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin apel gabungan personel Polda Sulsel yang digelar di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Rabu (28/01/2026). Apel gabungan tersebut diikuti oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes, para Kapolres jajaran, serta seluruh personel gabungan Polda Sulsel. Dalam […]

  • Pergantian Kajati Sulsel Dinilai Jadi Momentum Koreksi Penanganan Korupsi ART DPRD Tana Toraja

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Makassar – Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) membuka kembali sorotan terhadap lambatnya penanganan perkara dugaan korupsi Anggaran Rumah Tangga (ART) pimpinan DPRD Tana Toraja. Kajati Agus Salim resmi dimutasi dan digantikan oleh Dr. Didik Farkhan Alisyahdi. Posisi Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) juga turut bergeser. Dalam dua tahun terakhir, perkara ini […]

error: Content is protected !!
expand_less