Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Aksi Mahasiswa di Satker OP, Pertanyakan Asas Manfaat Proyek P3-TGAI

Aksi Mahasiswa di Satker OP, Pertanyakan Asas Manfaat Proyek P3-TGAI

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

Makassar — Aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Selatan di depan Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Pompengan Jeneberang (Satker OP SDA Pompengan Jeneberang) pada Kamis (27/8/2026) berlangsung tegang dan sempat ricuh Saling Dorong . Aksi tersebut dipimpin oleh Muhammad April selaku koordinator lapangan. Massa datang membawa sejumlah persoalan terkait pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bersumber dari APBN dan berada dalam lingkup Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Ketegangan terjadi ketika massa aksi menyampaikan tuntutan dan mempertanyakan sejumlah informasi terkait pelaksanaan program kepada pihak Satker OP. Situasi kemudian melibatkan pegawai dan Staf di lokasi serta mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Massa menilai pihak pengelola program harus memberikan penjelasan secara terbuka agar penggunaan anggaran negara dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan massa adalah papan informasi proyek P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 yang terlihat di lokasi pekerjaan. Berdasarkan informasi yang terbaca pada papan tersebut, pekerjaan yang dilaksanakan adalah pembangunan jaringan irigasi, dengan lokasi Daerah Irigasi Bantimurung, Kelurahan Baji Pa’mai, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Papan tersebut mencantumkan sumber dana APBN, tahun anggaran 2026, total anggaran Rp195.000.000, serta pelaksana P3A Mangal Lekana. Massa mempertanyakan Kualitas mutu pekerjaan berdasarkan hasil investigasi di lapangan pekerjaan tersebut di kerja asal jadi sehingga Melenceng dari Juknis Program P3TGAI Bagimana bentuk pengawasan TPM (Tenaga Pendamping Masyarakat) dan Pihak Satker terhadap penggunaan anggaran tersebut.

Selain proyek tahun 2026, massa juga menyoroti papan informasi P3-TGAI Tahun Anggaran 2025 yang mencantumkan pekerjaan pembangunan jaringan irigasi di Daerah Irigasi Camilo, Desa Cammilo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, dengan sumber dana APBN dan total anggaran Rp195.000.000. Papan tersebut mencantumkan pelaksana P3A Allamengngenge. Keberadaan informasi proyek tahun berbeda tersebut menjadi bahan pertanyaan Pekerjaan tersebut Bukan Saluran terbuka dengan Menggunakan Pasangan Batu namun Pekerjaan Jaringan pipa Berdasarkan Pengakuan Kelompok p3a bahwa Proyek tersebut di memiliki asas manfaat atau Proyek gagal sehingga Berpotensi merugikan keuangan negara

Menurut Aliansi Anti Korupsi Sulawesi Selatan, anggaran yang berasal dari APBN harus dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani sebagai penerima manfaat program irigasi. Karena itu, massa meminta pihak BBWS Pompengan Jeneberang menjelaskan secara transparan mengenai perencanaan, penetapan penerima program, besaran anggaran, Rencana Anggaran Biaya (RAB), volume pekerjaan, spesifikasi teknis, pelaksana kegiatan, mekanisme pencairan, proses pelaksanaan hingga hasil pekerjaan di lapangan.

Massa juga meminta Pejabat Pembuat komitmen atau PPK agar dilakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik pekerjaan dan dibandingkan dengan dokumen perencanaan. Jika nantinya ditemukan ketidaksesuaian antara anggaran dengan volume atau kualitas pekerjaan, Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Selatan meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan. Mereka menegaskan bahwa sorotan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan pengawasan masyarakat terhadap penggunaan uang negara, bukan upaya untuk menyimpulkan adanya tindak pidana sebelum terdapat hasil pemeriksaan dari lembaga yang berwenang.

Kericuhan yang terjadi di depan Satker Operasi Pemeliharaan SDA Pompengan Jeneberang turut menjadi perhatian dalam aksi tersebut. Massa dan pihak keamanan terlibat ketegangan saat proses penyampaian aspirasi berlangsung. Aparat kepolisian kemudian melakukan pengamanan untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh. Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Selatan menilai penyampaian aspirasi seharusnya dapat difasilitasi melalui ruang dialog sehingga persoalan yang dipertanyakan masyarakat dapat dijelaskan secara terbuka dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Muhammad April selaku Koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut sampai ada kejelasan mengenai pelaksanaan program P3-TGAI yang menjadi sorotan. Menurutnya, setiap rupiah anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan dan program pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani penerima manfaat jaringan irigasi.

Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Selatan selanjutnya mendesak Satker OP BBWS Pompengan Jeneberang untuk membuka informasi pelaksanaan program secara transparan, melakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang dipersoalkan, memastikan kesesuaian antara dokumen anggaran dan kondisi fisik di lapangan, serta menyerahkan kepada aparat penegak hukum apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi pelanggaran hukum. Massa juga meminta agar pihak terkait tidak mengabaikan aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang melakukan pengawasan terhadap proyek yang menggunakan dana APBN.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Pengelolaan BMN Tingkat KPB, Lapas Watampone Catat Prestasi Membanggakan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 152
    • 0Komentar

    WATAMPONE — Komitmen dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) kembali membuahkan hasil. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih piagam penghargaan pada ajang apresiasi pengelolaan BMN tingkat Kuasa Pengguna Barang (KPB) Tahun 2026, Rabu (11/02). Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Tudang Sipulung Sosialisasi dan Apresiasi Pengelolaan BMN yang diselenggarakan oleh Kantor […]

  • Kapolres Gowa Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 310
    • 0Komentar

    GOWA — Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan banjir, angin kencang, dan tanah longsor, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk selalu waspada dan sigap menjaga keselamatan diri serta lingkungan, Senin (27/10/2025). “Cuaca ekstrem bisa datang kapan saja. Kami mengimbau seluruh warga untuk terus […]

  • Amankan May Day 2026, Polda Sulsel Siagakan 2.181 Personel Gabungan dalam Operasi Kontingensi Aman Nusa

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Polda Sulawesi Selatan menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kontingensi Aman Nusa I-2026 guna mengamankan peringatan May Day. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Kamis (30/04/2026), sebagai bentuk komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Dalam operasi ini, Polda Sulsel melibatkan total 2.181 personel yang […]

  • Optimalisasi Lahan Perkebunan, 100 Karung Pupuk Dukung Kembangkan Perkebunan Lapas Narkotika Sungguminasa

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Gowa sungguminasa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui pengolahan lahan perkebunan yang lebih terarah dan produktif. Dalam kegiatan terbaru, sebanyak 100 karung pupuk disiapkan untuk mendukung pengembangan tanaman di area perkebunan lapas, Selasa (29/4/2026). Pemberdayaan WBP dalam sektor pertanian ini dilakukan secara […]

  • Program Rehabilitasi Pemasyarakatan, Rutan Makassar Laksanakan Asesmen Awal Warga Binaan Pemasyarakatan

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Makassar- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar melaksanakan kegiatan skrining terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Klinik Dr. Saharjo Rutan Makassar, Sabtu (19/7) Kegiatan ini merupakan rangkaian awal dari pelaksanaan program rehabilitasi Pemasyarakatan yang dilaksanakan pada tahun 2025 ini, dimana tujuan dari skrining ini adalah untuk mengetahui riwayat penggunaan obat-obatan terlarang yang pernah digunakan […]

  • Sidak Gabungan Bersama APH, Lapas Maros Perkuat Keamanan Jelang Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAROS — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama aparat penegak hukum (APH), sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Maros, Senin (06/04). Kegiatan sidak tersebut melibatkan petugas Lapas Kelas IIB Maros yang tergabung dalam Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), […]

error: Content is protected !!
expand_less