Ikhtiar Mohon Turunnya Hujan Berkah, Lapas Narkotika Sungguminasa Gelar Shalat Istisqa’ Bersama WBP dan Pegawai
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Jum, 18 Sep 2026
- visibility 62
- comment 0 komentar

GOWA – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan Shalat Istisqa’ bersama pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapangan Dalam Lapas Narkotika Sungguminasa, Jumat (18/9).
Kegiatan ibadah yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, serta ratusan warga binaan.
Pelaksanaan Shalat Istisqa’ ini menjadi wujud ikhtiar spiritual jajaran pemasyarakatan dalam menyikapi kondisi kemarau panjang yang melanda, sekaligus sebagai bagian dari pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
Sejak pagi, lapangan dalam Lapas Narkotika Sungguminasa dipadati peserta. Shalat Istisqa’ dipimpin oleh Muh. Arifai sebagai imam. Setelah pelaksanaan shalat, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah serta doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Jabbar Tajuddin.
Suasana khidmat dan khusyuk terasa saat seluruh peserta menundukkan kepala, memanjatkan doa kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang bermanfaat, memberikan keberkahan, menjaga keselamatan, serta kesehatan seluruh masyarakat.
Kalapas Narkotika Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar, munajat, dan doa bersama dalam menyikapi kondisi kemarau yang terjadi.
Menurutnya, sebagai insan beriman, selain melakukan upaya lahiriah, upaya batiniah melalui doa juga menjadi hal yang penting untuk dilakukan bersama.
“Shalat Istisqa’ menjadi momentum bagi kita untuk bersama-sama bermunajat dan memohon pertolongan Allah SWT. Ini adalah ikhtiar spiritual kita, memohon agar Allah menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Ilham.
Lebih lanjut, Kalapas menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian integral dari pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, WBP diajak untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, kesadaran spiritual, serta memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.
“ Bagi Warga Binaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kesadaran spiritual sebagai bekal mereka menjalani kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.
Selain sebagai bentuk ibadah dan permohonan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa syukur, introspeksi diri, serta mempererat kebersamaan antara petugas dan WBP dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kebersamaan dalam satu saf shalat mencerminkan suasana pembinaan yang humanis, penuh kekeluargaan, dan saling menguatkan di dalam Lapas Narkotika Sungguminasa.
Nilai kebersamaan ini diharapkan dapat membangun iklim pemasyarakatan yang kondusif, aman, dan produktif.
Seluruh rangkaian kegiatan Shalat Istisqa’ berlangsung dengan tertib, khidmat, aman, dan lancar. Petugas pengamanan memastikan seluruh proses ibadah berjalan sesuai prosedur dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
Para warga binaan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kesungguhan, menunjukkan semangat mereka dalam mengikuti pembinaan kerohanian yang diberikan.
Lapas Narkotika Sungguminasa berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan kepribadian dan kerohanian sebagai bagian dari proses pembentukan karakter WBP menuju kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.
Langkah ini sejalan dengan semangat transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, efektif, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan dapat memiliki fondasi keimanan yang kuat sebagai bekal untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar