Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kejati Sulsel Update Penanganan Kasus Korupsi, Dari Mafia Alsintan Hingga Pokir DPRD Bone

Kejati Sulsel Update Penanganan Kasus Korupsi, Dari Mafia Alsintan Hingga Pokir DPRD Bone

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sen, 2 Nov 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, SOROTAN RAKYAT – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Muhammad Syarifuddin menyampaikan update penanganan perkara tindak pidana korupsi yang saat ini ditangani oleh jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus.

Rilis tersebut disampaikan di Kantor Kejati Sulsel, Senin (2/11/2026) didampingi Asisten Intelijen Ferizal, Asisten Tindak Pidana Khusus Douglas Pamino Nainggolan, Kasi Penkum Soetarmi dan Kasi Penyidikan Idham.

Kajati membeberkan sejumlah kasus yang sedang ditangani dan dibagi dalam dua tahap, yakni tahap penyelidikan dan penyidikan.

Pada tahap awal ini, ada dua kasus yang sedang dibidik oleh Kejati Sulsel.

Pertama, terkait dugaan Mafia Penyaluran Alsintan (Alat Mesin Pertanian) Pemprov Sulsel. Proyek kucuran dari Kementerian Pertanian ini diduga bermasalah. Kejati menemukan indikasi penebusan alat ke oknum tertentu dan manipulasi data kelompok tani penerima. Sejauh ini sejumlah pihak dari dinas dan kelompok tani sudah diperiksa.

Kedua, terkait POKIR DPRD Kabupaten Bone. Kejati menemukan indikasi persekongkolan dalam penetapan APBD Bone. Ada program Pokir DPRD yang dipaksakan masuk ke dalam Daftar Pelaksanaan Anggaran padahal tidak pernah ada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Akibat masuknya anggaran ini, sejumlah anggaran krusial seperti THR Guru, TPP ASN Pemkab Bone, hingga BPJS Kesehatan warga miskin tidak bisa terbayarkan. Untuk membongkar kasus ini, Kejati sudah menggandeng ahli perencana APBD dan auditor.

Untuk perkara yang sudah naik status ke penyidikan, ada enam kasus menonjol yang sedang ditangani.

Pertama, kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas pada Dinas TPHBUN Sulsel. Proyek pengadaan bibit nanas tersebut diduga sarat rekayasa, mulai dari kemahalan harga, penyaluran fiktif yang tidak sesuai sasaran, hingga pengiriman bibit dalam kondisi rusak. Saat ini sejumlah terdakwa sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Makassar, sementara satu tersangka lainnya sedang menempuh upaya praperadilan.

Kedua, kasus dugaan perjalanan dinas fiktif di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi III. Terjadi manipulasi dokumen Surat Perintah Tugas perjalanan dinas, baik dari jumlah orang yang berangkat maupun durasi dinas. Penyidik telah menetapkan mantan Kepala Balai sebagai tersangka dan telah melakukan penahanan. Berkas perkara telah dinyatakan lengkap dan segera dilakukan pelimpahan tahap dua ke Penuntut Umum.

Ketiga, kasus dugaan korupsi Smart dan Bookless Library pada Dinas Pendidikan Sulsel. Proyek perpustakaan digital ini dilaksanakan tanpa perencanaan dan analisa kebutuhan sekolah. Ditemukan penggunaan konten buku tanpa lisensi penerbit, spesifikasi hardware yang diturunkan, serta indikasi pinjam bendera perusahaan. Sejumlah saksi telah diperiksa dan penyidik telah melakukan penggeledahan di Kantor Disdik Sulsel dan rekanan pelaksana.

Keempat, kasus dugaan fraud jasa keuangan di Makassar. Terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh oknum Kepala Unit di salah satu lembaga jasa keuangan di Makassar. Kasus ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan dan tim penyidik telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi.

Kelima, kasus dugaan mark-up Smart Controlling System atau CCTV pada Dinas Pendidikan Sulsel. Pengadaan sistem CCTV untuk sekolah se-Sulawesi Selatan ini diduga bermasalah karena ditemukan indikasi kemahalan harga serta penggunaan anggaran yang menabrak nomenklatur resmi. Penyidikan baru saja dimulai dan saat ini penyidik sedang mengumpulkan alat bukti serta memeriksa saksi kunci.

Keenam, kasus dugaan jual beli izin lokasi dan HGB di BPN Kota Makassar. Sebuah perusahaan memperoleh izin lokasi reklamasi dari Pemerintah Kota Makassar untuk pembangunan apartemen atau hotel dengan syarat tidak boleh dialihkan. Namun perusahaan tersebut malah menawarkan dan memperjualbelikan lokasi tersebut ke pihak lain. Kejati Sulsel telah menerbitkan beberapa Surat Perintah Penyidikan sekaligus untuk mengusut keterlibatan perusahaan dan oknum terkait, serta telah memeriksa sejumlah saksi termasuk mantan kepala daerah dan ahli.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkul Ojol dan Komunitas Motor, Polres Takalar Jadikan Pengendara “Mata dan Telinga” Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 230
    • 0Komentar

    TAKALAR — Lapangan apel Polres Takalar, Rabu pagi, 11 Februari 2026, tampak berbeda. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan anggota komunitas motor berdiri sejajar dengan personel kepolisian dalam Apel Ojol Polantas Menyapa Polres Takalar “Mappatabe”. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita itu menjadi simbol penguatan sinergitas antara kepolisian dan elemen masyarakat jalanan dalam menjaga harkamtibmas […]

  • Lapas Narkotika Sungguminasa Terima Kunjungan Monev Tim Koordinasi Strategi Pelayanan Pemasyarakatan

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 206
    • 0Komentar

    GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menerima kunjungan kerja monitoring dan evaluasi (monev) dari tim koordinasi strategi pelayanan pemasyarakatan dalam rangka sinkronisasi dan koordinasi kebijakan di bidang pemasyarakatan, Jum’at (6/3). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan pembinaan serta kondisi layanan pemasyarakatan di lingkungan Lapas Narkotika Sungguminasa. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan […]

  • WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Produktif Ciptakan Kerajinan Bernilai Jual Selama Masa Pembinaa

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUNGGUMINASA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus menunjukkan semangat positif dalam menjalani masa pembinaan. Melalui program pembinaan kemandirian, para WBP aktif mengisi hari-harinya dengan membuat berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis dan estetika. Beragam hasil karya berhasil diciptakan, mulai dari miniatur rumah adat, miniatur kapal pinisi, miniatur […]

  • RUTAN MAKASSAR DAN KANWIL DITJENPAS SULSEL GELAR JALAN SEHAT PERINGATI HUT KE-81 RI

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Makassar — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Jalan Sehat Bersama pada Sabtu (8/8/2025). Kegiatan yang dimulai pagi hari ini diikuti dengan antusias oleh seluruh jajaran pimpinan, pegawai, serta Dharma Wanita Persatuan Rutan Makassar dan […]

  • Bhabinkamtibmas Kalabbirang Ingatkan Warga Waspadai Modus Penipuan Berkedok Pendataan Bansos

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Takalar — Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalabbirang, Polsek Pattallassang, Polres Takalar, Aipda Kamarudin, mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan program bantuan sosial pemerintah. Imbauan itu disampaikan saat Aipda Kamarudin melaksanakan sambang dan berdialog dengan warga binaan di Lingkungan Kalampa, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Dalam […]

  • Karutan Sidrap Serahkan Ijazah Paket C, Tegaskan Komitmen Pembinaan Pendidikan bagi Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sorotanrakyat.co.id – Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui bidang pendidikan. Bertempat di Aula Rutan Sidrap, dilaksanakan kegiatan penyerahan ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket C kepada Warga Binaan Pemasyarakatan, [HARI, TANGGAL]. Program ini merupakan hasil kerja sama Rutan Sidrap dengan PKBM Pondok Pesantren Al-Irsyad. Kegiatan ini menjadi […]

error: Content is protected !!
expand_less