Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Apel Pagi Bersih Beramal Dorong Pemanfaatan Eks Lapas Bone sebagai Pusat Pelatihan Warga Binaan

Apel Pagi Bersih Beramal Dorong Pemanfaatan Eks Lapas Bone sebagai Pusat Pelatihan Warga Binaan

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar

WATAMPONE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone mengikuti kegiatan Apel Pagi Bersih Beramal yang dirangkaikan dengan audiensi bersama Bupati Bone pada pukul 05.50 WITA. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Eks Lapas Bone yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kabupaten Bone, Selasa (27/01).

Kegiatan Apel Bersih Beramal ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara Lapas Kelas IIA Watampone dan Bupati Bone dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan serta pelayanan publik secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai ajang perkenalan Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, kepada Bupati Bone. Perkenalan ini menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif antara Lapas Watampone dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone.

Keikutsertaan Lapas Kelas IIA Watampone dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Eks Lapas Bone ini juga merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset negara yang berada di wilayah Kabupaten Bone.

Eks Lapas Bone yang berlokasi di Jalan Merdeka merupakan bangunan peninggalan masa kolonial Belanda yang didirikan pada tahun 1918. Pada masa Hindia Belanda, bangunan ini berfungsi sebagai penjara dan menjadi bagian dari sistem pemerintahan kolonial di wilayah Afdeling Bone. Setelah Indonesia merdeka, bangunan tersebut diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia dan tetap difungsikan sebagai rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan hingga awal 1980-an. Seiring perkembangan kota Watampone dan kebutuhan sarana pemasyarakatan yang lebih memadai, Lapas Watampone kemudian dipindahkan ke lokasi baru di Jalan Laksamana Yos Sudarso KM 4, sementara Eks Lapas Bone menjadi bagian penting dari sejarah pemasyarakatan di Kabupaten Bone.

Dalam audiensi yang berlangsung, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan dukungannya terhadap rencana penataan dan pemanfaatan Eks Lapas Bone agar dapat difungsikan sebagai sarana balai latihan kerja dan pembinaan warga binaan. Menurutnya, pemanfaatan bangunan bersejarah tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial.

“Bangunan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan potensi besar untuk dimanfaatkan kembali secara produktif. Ke depan, kami berencana menjalin koordinasi lebih lanjut, termasuk pertemuan dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, agar Eks Lapas Bone dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan dan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan,” ujar Bupati Bone.

Sejalan dengan pembahasan tersebut, Bupati Bone juga menyampaikan bahwa rencana penataan Eks Lapas Bone diarahkan untuk mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial, sekaligus mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali dan berperan aktif di tengah masyarakat. Penataan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pembinaan melalui pendekatan keterampilan dan kemandirian.

Rencana penataan Eks Lapas Bone tersebut mencakup penyediaan fasilitas pendukung seperti ruang belajar, ruang kerja, dan sarana olahraga, serta pelibatan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan dunia usaha, dalam pelaksanaan pelatihan keterampilan serta pembukaan peluang kerja bagi warga binaan.

Menindaklanjuti rencana tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa optimalisasi pemanfaatan Eks Lapas Bone perlu dilakukan secara bertahap dan terencana dengan memperhatikan kondisi fisik bangunan yang ada.
“Kami sangat mendukung rencana pemanfaatan Eks Lapas Bone sebagai pusat pelatihan dan pembinaan warga binaan. Namun tentu diperlukan penataan dan renovasi agar bangunan ini dapat digunakan secara optimal tanpa menghilangkan nilai historisnya,” ujar Rahnianto.

Selain pembahasan terkait pemanfaatan Eks Lapas Bone, dalam pertemuan tersebut juga dibahas kebutuhan peningkatan sarana pendukung di Lapas Watampone yang saat ini beroperasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan secara menyeluruh.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Watampone menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, pembinaan warga binaan, serta peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Kabupaten Bone.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat dan Oknum Penyidik Tahbang Polres Pinrang diduga kuat Justice Collaborato

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PINRANG  — Dugaan kuat keterlibatan oknum Kepala Lingkungan Labili Bili, pihak Kelurahan Tellumpanua, Pihak Kecamatan Suppa, pihak instansi Dispenda, ATR/BPN Kabupaten Pinrang, Dinas Tata Ruang Kabupaten Pinrang, serta oknum penyidik Tahbang Polres Pinrang dalam kasus terbitnya sertifikat ganda di atas lahan milik Farida Ambo Tang, memicu Terjadinya sengketa berdarah, kuasa hukum Farida Ambo tang A. […]

  • Perkuat Disiplin dan Tanggung Jawab Pegawai, Karutan Kelas I Makassar Gelar Apel Pagi Rutin

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar melaksanakan apel pagi rutin sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Senin (12/10/2026). Kegiatan apel pagi yang berlangsung di halaman Rutan Kelas I Makassar tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dengan tertib, khidmat, dan […]

  • Bupati Luwu Utara Buka Program Pendidikan Kesetaraan untuk WBP di Rutan Masamba

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MASAMBA — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba resmi membuka Program Aksi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), pada Senin (2/3/2026) sore di Aula Rutan Masamba. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Andi Abdullah Rahim selaku Bupati Luwu Utara, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara, […]

  • Kalapas Narkotika Sungguminasa Terima Kunjungan Penyuluh Kerohanian Kristiani Kemenag Gowa

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kalapas Narkotika Sungguminasa Terima Kunjungan Penyuluh Kerohanian Kristiani Kemenag Gowa   Gowa, 23 September 2026 — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Arief Wicaksono menerima kunjungan Penyuluh Kerohanian Kristiani dari Kementerian Agama Kabupaten Gowa di ruang kerjanya, Rabu […]

  • KONSISTEN DAMPINGI PERUBAHAN, RUTAN MAKASSAR KEMBALI GELAR PROGRAM HAPUS TATO

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Konsisten mendampingi proses perubahan warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar kembali melaksanakan program hapus tato bekerja sama dengan Yayasan Makassar Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan pembinaan kepribadian Rutan Makassar yang terus berlanjut untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan meninggalkan masa lalu dan […]

  • Nyamar Jadi Petugas Dinsos Pria Ini Tipu Nenek Rp 40 Juta, Polisi Tangkap Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Nyamar Jadi Petugas Dinsos Pria Ini Tipu Nenek Rp.40 Juta, Polisi Tangkap Kurang dari 24 Jam TAKALAR– Aksi tipu daya dengan modus berpura-pura sebagai petugas Dinas Sosial berhasil dibongkar Unit Reskrim Polsek Pattallassang, Polres Takalar. Seorang pria berinisial SB (27), warga Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, nekat menipu seorang lansia dan menggondol perhiasan […]

error: Content is protected !!
expand_less