Lestarikan Budaya Bugis, Warga Binaan Lapas Watampone Kembangkan Kerajinan Bosara
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Sen, 26 Okt 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar

Watampone – Upaya pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan keterampilan terus diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui pembuatan kerajinan bosara, wadah tradisional khas Bugis yang lekat dengan budaya masyarakat Sulawesi Selatan, Senin (26/10).
Kegiatan pembuatan bosara ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mendorong warga binaan untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, serta keterampilan dalam menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai guna dan nilai budaya. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar dan mengasah kemampuan sebagai bekal dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Selain menjadi sarana pengembangan keterampilan, pembuatan bosara juga memiliki nilai penting dalam memperkenalkan dan menjaga keberadaan kerajinan tradisional Bugis. Proses pengerjaannya membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan ketelitian agar menghasilkan produk yang baik serta memiliki daya tarik tersendiri.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menekankan pentingnya pelaksanaan pembinaan kemandirian sebagai bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.
“Melalui berbagai kegiatan kerja produktif, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.” ujar Rahnianto.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Lapas Watampone dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan kerja, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkreasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Dengan demikian, proses pembinaan dapat menjadi kesempatan untuk membangun kemampuan, kepercayaan diri, dan kemandirian.
Melalui pengembangan kerajinan bosara, Lapas Kelas IIA Watampone berharap warga binaan dapat terus meningkatkan keterampilannya sekaligus turut menjaga warisan budaya lokal agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar