Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » IKMS–SIMPA ULTIMATUM PEMDA SINJAI: JANGAN BIARKAN MASYARAKAT PULAU SEMBILAN BERJUANG SENDIRI DI TENGAH DUKA

IKMS–SIMPA ULTIMATUM PEMDA SINJAI: JANGAN BIARKAN MASYARAKAT PULAU SEMBILAN BERJUANG SENDIRI DI TENGAH DUKA

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Jum, 30 Okt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

SINJAI— Persoalan ambulans laut di Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, menjadi tamparan serius bagi pelayanan publik di wilayah kepulauan. Di tengah situasi duka, masyarakat justru harus menghadapi keterbatasan fasilitas transportasi laut untuk mengevakuasi jenazah. Ambulans laut yang semestinya menjadi sarana penunjang pelayanan kemanusiaan dilaporkan telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun dan tidak dapat beroperasi secara normal.

Ironisnya, keluarga yang sedang berduka terpaksa menyewa speedboat untuk menarik ambulans laut tersebut. Kondisi ini bukan hanya menambah beban biaya, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya ketersediaan fasilitas publik yang layak bagi masyarakat kepulauan.

Merespons persoalan tersebut, Presidium Pusat Ikatan Keluarga Mahasiswa Sinjai (IKMS), dalam hal ini SIMPA, menyampaikan ultimatum kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai agar segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan ambulans laut di Pulau Sembilan.

Bagi Simpa, persoalan ini tidak dapat dipandang sebatas kerusakan sarana transportasi. Ini adalah persoalan kemanusiaan, tanggung jawab pemerintah, dan hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang layak. Ketika fasilitas yang seharusnya membantu masyarakat dalam keadaan darurat tidak dapat digunakan, maka diperlukan evaluasi serius terhadap pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai harus segera mengambil langkah nyata. Jangan sampai masyarakat Pulau Sembilan terus dibiarkan menghadapi keterbatasan fasilitas di saat mereka membutuhkan pertolongan. Ambulans laut bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan mendasar bagi masyarakat kepulauan. Kami tidak membutuhkan janji seremonial, tetapi tindakan konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” demikian sikap yang disampaikan Simpa.

Simpa menegaskan bahwa kondisi geografis wilayah kepulauan semestinya menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus terhadap penyediaan sarana transportasi darurat. Ketersediaan ambulans laut yang layak bukan hanya menyangkut kelancaran mobilitas, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan, akses pelayanan kesehatan, serta penghormatan terhadap martabat masyarakat.

Atas dasar itu, ia mendesak Pemda Sinjai untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ambulans laut, memastikan perbaikan atau pengadaan sarana pengganti sesuai kebutuhan, serta membangun sistem pemeliharaan yang berkelanjutan. Pemerintah juga dituntut memberikan kejelasan mengenai langkah penanganan dan target penyelesaiannya agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Ultimatum ini merupakan peringatan bahwa kebutuhan dasar masyarakat kepulauan tidak boleh terus ditempatkan di pinggir prioritas pembangunan daerah. Pemerataan pelayanan publik harus diwujudkan melalui kebijakan yang nyata, bukan sekadar menjadi bagian dari narasi pembangunan.

Simpa juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi mahasiswa terhadap kepentingan masyarakat.

Apabila tidak terdapat langkah konkret dari pemerintah daerah, saya akan mempertimbangkan upaya advokasi lanjutan ditataran wilayah dan pusat IKMS melalui mekanisme yang berlaku, tegas simpa dalam ultimatumnya.

Pembangunan daerah tidak cukup diukur dari megahnya fasilitas di pusat kota, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjamin kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terluar dan kepulauan. Sebab, keadilan pelayanan publik seharusnya tidak dibatasi oleh jarak geografis.

Masyarakat Pulau Sembilan tidak seharusnya terus berjuang sendiri ketika menghadapi musibah. Mereka berhak mendapatkan pelayanan yang layak, aman, dan manusiawi sebagaimana warga di wilayah lainnya.

Simpa, menegaskan: Pemda Sinjai harus segera bertindak. Jangan tunggu persoalan ini kembali memakan korban atau menambah penderitaan masyarakat untuk menyadari pentingnya pelayanan publik yang layak.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HUT Ke-81 RI, Lapas Watampone Salurkan Paket Sembako bagi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 224
    • 0Komentar

    WATAMPONE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Rabu (5/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai wujud kepedulian sosial serta […]

  • Apel Pagi Dirangkaikan Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat, Lapas Maros Apresiasi Dedikasi Petugas

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 50
    • 0Komentar

    MAROS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat bagi dua petugas, Senin (5/10). Kegiatan berlangsung di lapangan apel Lapas Maros dan diikuti oleh jajaran petugas sebagai bagian dari penguatan kedisiplinan sekaligus pemberian apresiasi atas pengabdian dan kinerja. Dalam kesempatan tersebut, tanda kenaikan pangkat disematkan kepada […]

  • Antisipasi Balap Liar, Polsek Marbo Intensifkan Patroli di Tanggul Topejawa

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 219
    • 0Komentar

    TAKALAR — Guna mengantisipasi balapan liar serta menjamin keamanan masyarakat di kawasan wisata, Personel Polsek Marbo melaksanakan kegiatan patroli rutin pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WITA. Patroli difokuskan di sepanjang Tanggul Topejawa yang kerap menjadi lokasi aktivitas masyarakat, khususnya pada sore hari dan akhir pekan. Kegiatan patroli dilaksanakan menggunakan kendaraan roda empat […]

  • Pioneering Role of Technology in Modern Military Strategies

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Post Views: 180

  • Kapolda Sulsel Pimpin Rakor Lintas Sektoral 2025, Tegaskan Kesiapan Ops Lilin-2025

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 257
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025 dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin-2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Harper Makassar, Rabu (17/12/2025). Rakor lintas sektoral ini turut dihadiri Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., Pejabat […]

  • Lapas Narkotika Sungguminasa bersama Kepala UPT Pemasyarakatan se- Sulsel Mengikuti Kegiatan Penguatan Kakanwil

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Gowa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan Penguatan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan yang digelar pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Samata, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal […]

error: Content is protected !!
expand_less