Stafsus Menteri Imipas Tinjau Pelayanan dan Pembinaan di Lapas Kelas I Makassar
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar

MAKASSAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar menerima kunjungan Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dalam rangka peninjauan dan monitoring pelaksanaan pelayanan publik, pemenuhan kebutuhan dasar, serta program pembinaan, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung penyelenggaraan pelayanan pemasyarakatan, mulai dari aspek pemenuhan hak-hak warga binaan hingga pelaksanaan program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM warga binaan.
Dalam rangkaian peninjauan, rombongan terlebih dahulu mengunjungi dapur Lapas Kelas I Makassar. Di lokasi tersebut, rombongan melihat kondisi fasilitas dapur, proses pengolahan makanan, serta makanan yang dipersiapkan untuk didistribusikan kepada warga binaan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan layanan kebutuhan makan berjalan baik, mulai dari fasilitas pendukung hingga kualitas makanan yang disajikan.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan ke blok hunian. Di area tersebut, rombongan melihat kondisi kamar hunian, lingkungan blok, serta fasilitas yang tersedia. Suasana peninjauan berlangsung hangat ketika rombongan berinteraksi dan bercengkerama langsung dengan warga binaan untuk mendengarkan informasi mengenai pelayanan dan fasilitas yang mereka terima.
Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam monitoring karena memberikan ruang komunikasi langsung antara rombongan dengan warga binaan. Melalui dialog terbuka, rombongan dapat memperoleh gambaran pelaksanaan pelayanan dari sudut pandang penerima layanan.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke area Garmen dan Sanggar Batik Lapas Kelas I Makassar. Di kedua lokasi tersebut, rombongan menyaksikan aktivitas pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan, mulai dari kegiatan produksi garmen hingga keterampilan membatik sebagai bentuk pengembangan kreativitas dan kemampuan produktif.
Program pembinaan kemandirian tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Makassar dalam membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang dapat menjadi peluang usaha maupun sumber penghidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menyampaikan bahwa kunjungan Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Imipas menjadi momentum penting untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemasyarakatan.
“Bagi kami, pelayanan dan pembinaan harus berjalan beriringan. Kami terus berupaya memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik, fasilitas dimanfaatkan optimal, serta program pembinaan benar-benar memberikan manfaat dan keterampilan bagi mereka. Kami juga terbuka terhadap setiap masukan dan evaluasi sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di Lapas Makassar,” ungkap Gumilar.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, transparan, dan humanis, serta pembinaan yang produktif dan berkelanjutan sebagai bekal warga binaan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar