Memohon Turunnya Hujan Berkah, Lapas Takalar Gelar Salat Istisqa Bersama Petugas, DWP, dan WBP di Halaman Blok Hunian
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Jum, 18 Sep 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar

TAKALAR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menggelar Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di halaman blok hunian, Jumat (18/9/2026).
Salat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar spiritual di tengah kondisi cuaca kering yang berdampak pada ketersediaan air bersih dan keberlangsungan lingkungan di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Takalar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta edaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait peningkatan pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai spiritual bagi petugas serta Tahanan, Anak, dan Warga Binaan.
Selain sebagai kewajiban spiritual, Salat Istisqa juga menjadi wujud kepedulian sosial Lapas Takalar terhadap kondisi alam dan masyarakat luas yang sedang dilanda kemarau panjang.
Salat dan doa dipimpin oleh Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Ustaz Sahlan Hamzah. Dalam tausiyahnya, Ustaz Sahlan mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar, serta memohon ampun kepada Allah SWT atas segala khilaf yang telah diperbuat.
Ustaz Sahlan Hamzah menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam yang sangat dianjurkan ketika menghadapi kondisi kekeringan dan berharap agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan kemaslahatan.
“Kita berkumpul untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan. Mari kita memperbanyak istighfar, memperbaiki diri, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga doa dan ikhtiar kita ini dikabulkan dan hujan segera diturunkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa menjadi momentum yang sangat berharga bagi petugas dan Warga Binaan untuk bersama-sama meningkatkan keimanan sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Selain sebagai ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan,” kata Andi Gunawan.
Menurutnya, pembinaan kerohanian merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter WBP yang lebih baik, religius, dan siap kembali ke masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Sahlan Hamzah. Petugas dan Warga Binaan mengikuti doa dengan penuh kekhusyukan, menengadahkan tangan seraya memohon dengan sungguh-sungguh agar hujan segera turun dan membawa manfaat bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar dalam suasana religius yang menyejukkan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Takalar berharap doa yang dipanjatkan dapat diijabah dan menjadi wasilah turunnya hujan yang penuh rahmat dan berkah.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar