Perkuat Deteksi Dini, kalapas Kelas IIA Parepare Bersama 116 Personel Gabungan TNI-Polri Gelar Sidak Malam
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Kam, 24 Sep 2026
- visibility 54
- comment 0 komentar

PAREPARE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama unsur TNI dan Polri pada Selasa malam (22/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah deteksi dini sekaligus upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Parepare.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Lapas Parepare dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Sidak gabungan melibatkan 116 personel, terdiri dari 31 personel Polres Parepare, 25 personel Brimob, 10 personel Kodim 1405/Parepare, serta 50 personel jajaran Lapas Parepare. Dari jajaran Lapas Parepare, kegiatan turut diikuti langsung oleh Kepala Lapas, para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Subseksi (Kasubsi) dari jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta staf dan jajaran pengamanan lainnya.
Keterlibatan langsung unsur pimpinan dan pejabat struktural Lapas Parepare menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan. Seluruh unsur bergerak bersama untuk mendukung pelaksanaan sidak sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas tetap terkendali dan kondusif.
Dalam pelaksanaan sidak, petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, detail, dan terukur terhadap sejumlah blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah deteksi dini terhadap keberadaan barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di lingkungan Lapas, di antaranya charger, batok charger, senjata tajam buatan, kabel, besi, serta beberapa benda terlarang lainnya yang berpotensi disalahgunakan dan mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Parepare, Kompol Slamet Paryanto, http://S.Pd., http://M.Si., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan kesiapan jajaran Polres Parepare untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan dalam kegiatan pengamanan di Lapas Parepare.
“Kami bersama tim akan selalu siap dalam membantu kegiatan razia di Lapas Parepare,” ujar Kompol Slamet Paryanto.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, http://Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sidak gabungan merupakan bagian dari langkah nyata untuk memperkuat deteksi dini dan mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Menurutnya, sinergi dengan TNI dan Polri sangat penting untuk memperkuat sistem pengamanan.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan deteksi dini dan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan Lapas. Kami juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan ruang bagi masuknya barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” tegas Marten.
Sebagai tindak lanjut, seluruh barang hasil razia yang ditemukan langsung dimusnahkan. Pemusnahan tersebut dilakukan sebagai langkah pengamanan untuk memastikan barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban tidak kembali beredar atau disalahgunakan di lingkungan Lapas.
Pelaksanaan sidak gabungan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi dan kolaborasi antara Lapas Parepare, TNI, dan Polri dalam memperkuat keamanan dan ketertiban. Lapas Parepare berkomitmen untuk terus melakukan langkah preventif dan deteksi dini serta memperkuat koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, dan bersih dari Halinar.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar