Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » BILUNG SILAEN: NEGARA SUDAH RUSAK! LAWAN OLIGARKI, BUBARKAN BADAN GIZI NASIONAL SEKARANG JUGA !!

BILUNG SILAEN: NEGARA SUDAH RUSAK! LAWAN OLIGARKI, BUBARKAN BADAN GIZI NASIONAL SEKARANG JUGA !!

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

JAKARTA — KETUA UMUM POROS 98 Bilung Silaen membongkar borok rusaknya sistem negara.
Menurutnya, sumber kerusakan ada pada partai politik yang sudah 100% dijajah oligarki.

Ini negara sudah rusak dari hulunya. Partai politik sudah bukan lagi alat perjuangan rakyat, tapi sudah jadi perusahaan milik oligarki.

Ketua umum partai disandera pemodal. Kebijakan partai ditentukan oligarki. Kalau begitu, bagaimana negara mau benar? Pasti ikut rusak,” tegas Bilung Silaen dengan nada keras di Jakarta, Selasa (20/9/2026).

Bilung secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ia sebut sebagai program rusak dan gagal total karena dipaksakan tanpa konsep matang.

“MBG itu rusak total, Kenapa saya bilang rusak?”:

“Pertama, tidak ada ekosistem yang siap. Rantai pasok bahan pangan tidak disiapkan. Petani lokal tidak dilibatkan. Yang ada hanya impor dan penunjukan vendor oligarki.

“Kedua, tidak ada standar gizi yang jelas. Ahli gizi tidak dilibatkan secara serius. Menu asal-asalan, yang penting kenyang, bukan bergizi. Anak-anak kita diberi makan asal jadi.

“Ketiga, ini hanya jadi bancakan korupsi baru. Anggarannya triliunan, tapi tidak ada transparansi. Dari pusat sampai desa jadi ajang bagi-bagi proyek MBG untuk kroni.

“Itu bukan program gizi, itu program bagi-bagi uang negara untuk oligarki. Dipaksakan jalan padahal dapurnya saja belum ada,” tegas Bilung Silaen.

*KOPERASI MERAH PUTIH: KOPERASI SILUMAN CIPTAAN OLIGARKI*

Tak kalah keras, Bilung Silaen juga membedah Koperasi Merah Putih yang dinilainya sebagai koperasi siluman.

“Koperasi Merah Putih itu koperasi jadi-jadian. Koperasi yang lahir bukan dari kesadaran anggota, tapi dari perintah kekuasaan.

Itu bukan koperasi, itu korporasi oligarki yang pakai baju koperasi,” ungkap Bilung Silaen.

Bilung Silaen mengatakan, rusaknya ada di tiga titik Koperasi Merah Putih :

“1. Top Down dan Paksaan:* Koperasi yang benar lahir dari bawah, dari kebutuhan rakyat. “Ini tidak.

Ini dibentuk dari atas dengan instruksi, paksaan, target-targetan. Kepala desa ditekan harus bentuk. Ini pemaksaan.

“2, Tidak Ada SDM dan Konsep Bisnis:* Mana konsep bisnisnya? Mana SDM koperasinya yang dilatih? Tidak ada.

Dibentuk buru-buru, diresmikan buru-buru, tapi tidak ada yang tahu koperasi ini mau jual apa, kelola apa, untungnya dari mana. Akhirnya mangkrak dan jadi beban desa.

“3, Alat Politik dan Pencitraan: Koperasi Merah Putih hanya jadi alat politik untuk klaim keberhasilan.

Jumlahnya banyak, tapi isinya kosong. Hanya untuk laporan ke presiden seolah-olah ekonomi desa bergerak, padahal omong kosong.

“MBG dan Koperasi Merah Putih itu dua contoh nyata program rusak yang dipaksakan. Belum siap tapi dipaksa jalan.

“Karena tujuannya bukan untuk rakyat, tujuannya untuk menyedot anggaran,” tegas Bilung.

Bilung Silaen menambahkan program lain seperti cek kesehatan gratis, janji 3 juta rumah, swasembada pangan dan lapangan kerja juga hanya omong kosong belaka.

“Semua omong kosong. Tidak ada desain besar. Tidak ada kerja serius. Yang ada hanya jargon.”

SOLUSI : REVOLUSI BUDAYA

Untuk memperbaiki negara yang sudah rusak ini, Bilung menawarkan satu jalan: Revolusi Budaya.

“Tidak cukup ganti presiden, tidak cukup ganti partai. Sistemnya sudah dikunci oligarki. Satu-satunya jalan adalah Revolusi Budaya.

“Revolusi untuk menghancurkan budaya transaksional, budaya pragmatis, budaya menjilat oligarki,” katanya.

“Revolusi budaya adalah mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat. Mengembalikan politik sebagai pengabdian, bukan sebagai ladang bisnis oligarki. Tanpa itu, Indonesia akan terus rusak,” pungkas Bilung.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabid Humas Polda Sulsel Klarifikasi Dugaan Penipuan Rekrutmen CASIS Polri, Tegaskan Laporan Ditangani Profesional

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 29
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Menanggapi pemberitaan media terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus pengurusan Calon Siswa Polri di Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Selatan menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat dan saat ini tengah melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Klarifikasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., […]

  • Kajati Sulsel Lantik Asisten Pengawasan, Kajari Gowa dan Kajari Jeneponto: Tekankan Penegakan Hukum Berintegritas

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KEJATI SULSEL, MAKASSAR — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memimpin Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Sulsel, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa, dan Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto yang dilaksanakan di Aula Kejati Sulsel pada hari Jumat, 12 Desember 2025. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan […]

  • Perkuat Keamanan dan Kesetaraan, Lapas Kelas IIA Palopo Gelar Penggeledahan dan Pengawasan Rutin

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALOPO — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan dalam lingkungan yang aman dan kondusif, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo melaksanakan kegiatan penggeledahan dan pengawasan terhadap lingkungan serta area hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (5/10). Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WITA hingga selesai tersebut diikuti oleh sejumlah pegawai […]

  • Rutan Pangkep Gelar Sidang TPP, 19 Warga Binaan Diusulkan Terima Hak Integrasi

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Pangkep – Bertempat di Aula Ngusman, Rutan Kelas IIB Pangkep melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari proses pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan, Kamis (9/7). Sidang TPP merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan warga binaan yang bertujuan memberikan rekomendasi terkait kelayakan pemberian hak integrasi sosial. Kegiatan ini dihadiri oleh TPP […]

  • Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Gowa Serahkan Simbolis kepada Dua WBP Lapas Narkotika Sungguminasa

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 110
    • 0Komentar

    GOWA — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gowa turut diwarnai dengan pemberian remisi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Sebanyak 481 WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menerima Remisi Umum (RU) dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. Pemberian remisi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gowa, Husniah […]

  • Lapas Maros Ikuti Donor Darah Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAROS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dr. Sahardjo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjenpas Sulsel), dan diikuti oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan pada region Makassar Raya. Kegiatan donor […]

error: Content is protected !!
expand_less