Berikan Penguatan Tusi, Kakanwil Ditjenpas Sulsel Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kerja Humanis di Lapas dan Bapas Watampone
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Rab, 7 Okt 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar

WATAMPONE – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Hernowo Sugiastanto, memberikan penguatan terkait tugas pokok dan fungsi (Tusi) kepada jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Watampone, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Watampone tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, dan Kepala Bapas Watampone, beserta seluruh jajaran pejabat struktural dan staf dari masing-masing UPT.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Hernowo Sugiastanto, menekankan bahwa pelaksanaan tugas Pemasyarakatan harus dibangun di atas fondasi kedisiplinan yang kuat, integritas yang tinggi, profesionalisme, serta kesadaran untuk tidak bekerja semaunya sendiri.
Menurutnya, setiap petugas memiliki tanggung jawab moral dan kedinasan untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, harmonis, sekaligus memberikan dampak positif bagi orang lain dan organisasi.
“Kerja yang enak itu bikin enak orang lain, tapi jangan seenaknya sendiri. Artinya, kita bekerja harus memberikan kenyamanan kepada orang lain, bukan hanya memikirkan kenyamanan diri sendiri.
Ketika kita melaksanakan tugas, jangan sampai apa yang kita anggap nyaman justru mengganggu atau menyulitkan orang lain. Kita harus memahami posisi masing-masing, menghargai rekan kerja, bekerja sesuai aturan dan SOP, serta tetap menjaga etika dalam menjalankan tugas,” tegas Hernowo Sugiastanto di hadapan jajaran.
Ia juga menegaskan bahwa budaya kerja yang baik tidak hanya diukur dari hasil kerja, tetapi juga dari bagaimana proses kerja tersebut dijalankan dengan saling menghormati, menjaga komunikasi yang baik, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Penguatan juga diarahkan pada komitmen nyata jajaran dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba serta handphone ilegal di lingkungan Pemasyarakatan.
Hal tersebut menjadi atensi serius dan menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan Lapas dan Bapas yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Selain itu, petugas diminta untuk terus memperkuat sinergi, menjaga soliditas, kekompakan, serta melaksanakan tugas secara humanis, beretika, dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Hernowo turut mendorong jajaran untuk memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan, mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan, serta mengoptimalkan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pembinaan kemandirian yang produktif.
Menurutnya, pelaksanaan tugas Pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan semata, tetapi juga pada pembinaan dan pelayanan yang memberikan dampak nyata dan bermanfaat bagi Warga Binaan dan masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa penguatan yang diberikan oleh Kakanwil menjadi momentum penting bagi jajaran untuk melakukan evaluasi dan introspeksi sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi di lapangan.
“Setiap arahan yang disampaikan oleh Bapak Kakanwil menjadi perhatian serius kami untuk segera ditindaklanjuti. Kami akan terus memperkuat disiplin, integritas, soliditas, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan agar pelaksanaan tugas di Lapas Watampone berjalan sesuai ketentuan, aman, tertib, dan humanis,” ujar Rahnianto.
Kegiatan penguatan Tusi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Jajaran Lapas dan Bapas Watampone mengikuti seluruh rangkaian pengarahan dengan penuh perhatian, antusias, dan semangat sebagai bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan Pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, humanis, dan berintegritas.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar