Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kejati Sulsel dan Dinsos Sulsel Gencarkan Kampanye Anti Korupsi di Pengelolaan Sekolah Rakyat

Kejati Sulsel dan Dinsos Sulsel Gencarkan Kampanye Anti Korupsi di Pengelolaan Sekolah Rakyat

  • account_circle Sorotan Rakyat
  • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan kampanye dan sosialisasi anti korupsi pada Selasa (8/9/2026) di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Sulsel.

Kegiatan ini secara khusus menyasar para pengelola program Sekolah Rakyat yang saat ini mulai berjalan di wilayah Sulawesi Selatan.

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan strategis tersebut para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta jajaran tata usaha yang meliputi bendahara dan tenaga administrasi. Seluruh peserta merupakan perwakilan pengelola Sekolah Rakyat dari 3 wilayah, yakni Kota Makassar, Kabupaten Takalar, dan Kabupaten Pangkep.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Abd Malik Faisal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin bersama aparat penegak hukum.

“Terima kasih dan ini yang pertama kalinya para pengelola Sekolah Rakyat bersama Kejaksaan duduk bersama melakukan upaya pencegahan korupsi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pengelolaan anggaran pendidikan berjalan bersih dan akuntabel,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Malik Faisal menekankan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari hulu, yaitu dari para pengelola di satuan pendidikan. Menurutnya, penanaman nilai integritas menjadi kunci utama agar program strategis nasional ini tidak disalahgunakan.

“Saya berharap lewat kegiatan ini kita bisa mencegah perilaku korupsi sejak awal. Jangan sampai niat baik pemerintah untuk memuliakan keluarga miskin justru ternodai karena penyimpangan,” tambahnya.

Malik juga mengungkapkan bahwa langkah pencegahan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mendapat atensi positif dari pemerintah pusat. “Saya sudah melaporkan kegiatan ini kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial dan langsung mendapatkan apresiasi. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus menjaga integritas,” tegas Malik.

Pada kesempatan tersebut, Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, bertindak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Soetarmi menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan “wong cilik” melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.

Namun, besarnya anggaran yang dikelola juga berpotensi menimbulkan celah penyimpangan. Oleh karena itu, Soetarmi merincikan sejumlah modus yang harus diwaspadai oleh seluruh pengelola, di antaranya:
1. Mark-up anggaran kegiatan dan belanja barang
2. Pengadaan fiktif yang tidak sesuai realisasi
3. Pemecahan paket pengadaan untuk menghindari batasan aturan
4. Manipulasi data jumlah siswa dan kebutuhan belanja

Soetarmi juga mengingatkan para peserta mengenai dasar hukum pemberantasan korupsi. Saat ini, ancaman pidana korupsi telah diatur dalam regulasi terbaru, yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Untuk meminimalisir risiko, Kejati Sulsel merekomendasikan 4 strategi utama pencegahan:
1. Transparansi total dalam perencanaan dan pelaporan anggaran
2. Transaksi nontunai untuk seluruh belanja agar jejak keuangan jelas
3. Pemisahan fungsi antara pengguna anggaran, pejabat pengadaan, dan bendahara
4. Verifikasi fisik berkala di lapangan untuk memastikan kesesuaian barang dan pekerjaan

Di akhir kegiatan, Soetarmi berpesan agar seluruh dana yang ada benar-benar diperuntukkan bagi peserta didik.

“Sekolah Rakyat bukan hanya membangun gedung dan sarana pendidikan, tetapi yang paling penting adalah membangun masa depan anak-anak bangsa. Jangan kotori dengan korupsi,” tegasnya.

Menutup arahannya, Soetarmi meminta seluruh tenaga pendidik dan tata usaha untuk menandatangani dan memegang teguh pakta integritas.

“Kelola anggaran secara transparan, laksanakan pengadaan secara fair, pastikan barang dan pekerjaan sesuai kontrak, serta pertanggung-jawabkan setiap rupiah secara benar dan dapat dibuktikan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan tata kelola Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan siswa.

  • Penulis: Sorotan Rakyat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Penipuan Berkedok Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Sabintang

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Waspada Penipuan Berkedok Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Sabintang TAKALAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sabintang, BRIPKA AZHAR HASRAN, S.H., melaksanakan giat sambang dan silaturahmi bersama warga binaannya pada hari Minggu, 01 Juni 2025, pukul 17.35 Wita, bertempat di Lingkungan Bontobaddo, Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Kegiatan […]

  • RUTAN MAKASSAR PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 12 RABIUL AWWAL 1448 H

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Rutan Kelas I Makassar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, keteladanan, serta mempererat kebersamaan jajaran petugas dan warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari di lingkungan Rutan Makassar. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dengan […]

  • Kepala Lapas Palopo Berikan Pengarahan Awal Tahun kepada Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Palopo – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, didampingi Ka. KPLP dan Kasi Kamtib beserta pejabat struktural, melaksanakan kegiatan pengarahan kepada seluruh warga binaan yang bertempat di lapangan Lapas Palopo Jumat (2/1/2026) pada Jumat pagi, pukul 08.30 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai momentum awal tahun 2026 sekaligus sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan […]

  • Semarak Ramadhan, Warga Binaan Rutan Pangkep Khatamkan Al-Qur’an 30 Juz Tiap Malam

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PANGKEP — Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan secara maksimal oleh warga binaan Rutan Kelas IIB Pangkep melalui kegiatan tadarrus Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan selepas salat Tarawih. Kegiatan pembinaan keagamaan ini berlangsung di Masjid Baitut Taubah Rutan Pangkep dan menjadi agenda tetap setiap tahunnya, Selasa (24/2). Sebanyak 30 warga binaan terlibat dalam tadarrus bersama dengan sistem pembagian […]

  • Produktif dan Terampil, WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Kerjakan Pesanan Pagar Custom Masyarakat

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 38
    • 0Komentar

    GOWA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus mendorong kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan pembuatan pagar custom berdasarkan pesanan masyarakat, yang menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan kerja secara produktif. Dalam pelaksanaannya, WBP terlibat langsung dalam proses pengerjaan pagar dengan mendapatkan pelatihan dan pengawasan […]

  • Warga Binaan Lapas Parepare Ikuti Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Secara Online

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Sorotan Rakyat
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Parepare – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan kegiatan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program pendidikan kesetaraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Kamtib Lapas Kelas IIA Parepare.Rabu 11 Maret 2026. Pelaksanaan simulasi ujian dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 11 dan 12 Maret 2026, sebagai bentuk persiapan […]

error: Content is protected !!
expand_less