Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Kepala KPLP Lapas Kelas I Makassar Berikan Arahan Kepada Kepala Kamar Blok G dan H
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Rab, 14 Okt 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar

MAKASSAR – Dalam upaya memperkuat keamanan, menjaga ketertiban, serta menciptakan lingkungan hunian yang bersih, sehat, dan kondusif, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Makassar memberikan arahan kepada para kepala kamar (Tamping) di Blok Hunian G dan H, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif dan deteksi dini dalam meningkatkan kewaspadaan serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan. Arahan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antara petugas dan Warga Binaan, khususnya dalam memastikan setiap aturan yang berlaku di dalam blok hunian dapat dipahami, ditaati, dan dilaksanakan dengan baik.
Dalam arahannya, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Makassar menekankan pentingnya peran strategis kepala kamar dalam menjaga situasi blok hunian tetap aman, tertib, dan terkendali. Setiap kepala kamar diharapkan mampu menjadi contoh, teladan, dan perpanjangan tangan petugas bagi Warga Binaan lainnya, baik dalam hal kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, maupun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kamar.
Menurutnya, kondisi kamar yang bersih, rapi, dan tertata dengan baik tidak hanya menciptakan kenyamanan dan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan hunian yang tertib dan kondusif serta menunjang keberhasilan program pembinaan.
Selain menekankan aspek kebersihan dan kedisiplinan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Makassar juga kembali mengingatkan dan menegaskan mengenai barang-barang yang dilarang berada di dalam blok hunian. Seluruh Warga Binaan diharapkan memahami, menyadari, dan mematuhi ketentuan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Para kepala kamar juga diimbau untuk meningkatkan kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi lingkungan kamar masing-masing serta segera menyampaikan dan melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Penyampaian informasi secara cepat, tepat, dan akurat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung deteksi dini, sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dan dicegah sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Makassar menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya kedisiplinan, kepedulian, dan kerja sama dari seluruh pihak, baik petugas maupun Warga Binaan.
“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya mengingatkan seluruh kepala kamar agar dapat menjadi contoh yang baik bagi Warga Binaan lainnya, menjaga kebersihan dan kerapian kamar, mematuhi seluruh aturan dan tata tertib yang berlaku, serta memastikan tidak ada barang-barang terlarang di dalam blok hunian. Apabila terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti. Dengan kedisiplinan dan kepedulian bersama, kita dapat menciptakan lingkungan hunian yang aman, tertib, bersih, dan kondusif,” tegas Kepala KPLP Lapas Kelas I Makassar.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menegaskan bahwa penguatan keamanan dan ketertiban harus menjadi komitmen bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang kondusif tidak hanya bergantung pada pengawasan dan pengamanan yang dilakukan petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif dari Warga Binaan untuk menaati aturan dan menjaga lingkungan tempat mereka menjalani pembinaan.
“Keamanan, ketertiban, dan kebersihan merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dalam mendukung keberhasilan pembinaan di dalam Lapas. Saya berharap seluruh jajaran petugas terus meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan pengawasan serta pengamanan secara optimal, sementara Warga Binaan juga harus memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan hunian. Dengan sinergi yang baik antara petugas dan Warga Binaan, kita dapat mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus mewujudkan suasana pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif,” tegas Gumilar.
Melalui kegiatan pemberian arahan ini, Lapas Kelas I Makassar terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan ketertiban melalui pendekatan preventif, pengawasan berkelanjutan, serta penguatan kedisiplinan Warga Binaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan, menaati peraturan, dan memelihara kebersihan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembinaan yang efektif.
Dengan langkah tersebut, Lapas Kelas I Makassar berupaya memastikan lingkungan hunian senantiasa terjaga dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan Pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, sehat, dan berorientasi pada pembinaan Warga Binaan.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar