Tindak Lanjut Razia Gabungan, Kalapas Kelas IIA Watampone Gelar Tes Urine Pegawai dan WBP Gandeng BNNK Bone, Hasil Negatif Narkoba
- account_circle Sorotan Rakyat
- calendar_month Kam, 24 Sep 2026
- visibility 63
- comment 0 komentar

WATAMPONE — Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) dan penggeledahan gabungan dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melaksanakan pengambilan tes urine terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (23/9).
Kegiatan ini merupakan komitmen nyata Lapas Kelas IIA Watampone dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin pemberantasan narkoba dan mewujudkan Lapas/Rutan Bersih dari Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Pelaksanaan sidak yang kemudian dilanjutkan dengan tes urine ini menjadi langkah progresif dan berkelanjutan dalam upaya deteksi dini, pencegahan, dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Sebanyak 30 orang mengikuti pemeriksaan tes urine, terdiri atas 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan 10 orang pegawai Lapas Kelas IIA Watampone. Pemeriksaan dilaksanakan melalui kerja sama dan sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone serta didukung penuh oleh petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Watampone.
Pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan, akuntabel, sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya deteksi dini yang komprehensif terhadap potensi penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat pengawasan dan pengamanan terhadap kemungkinan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan internal terhadap petugas serta pengawasan pembinaan terhadap Warga Binaan, sehingga lingkungan Lapas benar-benar bersih, aman, dan kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa kegiatan sidak yang ditindaklanjuti dengan tes urine tersebut merupakan bentuk komitmen dan keseriusan jajaran Lapas dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkotika (Bersinar).
“Pelaksanaan sidak dan tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melakukan deteksi dini sekaligus mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas. Hasil seluruh pemeriksaan yang dinyatakan negatif menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga Lapas Watampone tetap aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” ujar Rahnianto.
Ia menambahkan bahwa langkah pencegahan akan terus diperkuat melalui sinergi yang solid dengan pihak terkait, khususnya BNNK Bone sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor bersama Aparat Penegak Hukum (APH).
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan BNNK Bone dan meningkatkan pengawasan serta penggeledahan secara berkala dan insidentil. Pencegahan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan agar lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dan seluruh jajaran memiliki komitmen yang sama dalam pemberantasan narkotika dan mewujudkan Zero Halinar,” lanjutnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dari BNNK Bone, seluruh peserta yang mengikuti tes urine, baik pegawai maupun WBP, dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hasil tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan komitmen Lapas Watampone dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Hasil negatif tersebut menunjukkan bahwa upaya deteksi dini melalui sidak dan pembinaan yang selama ini dilakukan berjalan efektif dan memberikan dampak positif dalam menjaga kondusifitas Lapas.
Kegiatan sidak dan tes urine berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Lapas Watampone berkomitmen untuk terus melakukan langkah deteksi dini, sidak, dan pencegahan secara berkala serta memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) guna mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, bersih dari narkoba, dan mendukung penuh Program Akselerasi Menteri.
- Penulis: Sorotan Rakyat

Saat ini belum ada komentar